Friday, June 15, 2007

Kepada Pacar (2)

Ketika kamu sakit, aku tidak habis pikir karena harimu penuh tawa. Ketika aku sakit, kamu tidak mengerti karena pekerjaanku amat menyenangkan. Ketika kamu tertawa, aku tidak melihat raut wajahmu. Ketika aku tertawa, aku tidak membaginya denganmu. Ketika kamu sedih, aku tidak bisa merasa. Ketika aku sedih, kamu tidak datang menawarkan selembar tisu.

Labels:

Thursday, June 14, 2007

Kepada Pacar

Saat itu, tidak ada yang lebih kuinginkan selain mati
Dan kamu tidak mengerti
Saat ini, kembali aku ingin bunuh diri
Dan kamu masih belum mengerti

Labels:

Wednesday, June 13, 2007

Kura-kura harus sombong,
Dia hidup sangat lama,
Tentu dia tahu segalanya...

Labels:

Segitiga Cinta

Sumpah mati aku mencintaimu
Rasanya ingin kembali ke masa lalu
Saat kamu masih setia berada di atas tubuhku
Memijitku penuh mesra
Dengan sekujur tubuh meski peluh deras mengucur
Aroma tubuhmu bagai candu
Bikin Ketagihan meski sehari saja tidak bertemu
Kini kamu sudah lupa kepadaku
Karena kamu sudah punya tunggangan baru
Tapi izinkan aku tetap menunggu

Sumpah mati aku mencintaimu
Aku rindu menapaki setiap tubuhku di atas tubuhmu
Kamu yang menyukai aroma tubuhku
Kamu yang merindukan setiap bulir peluhku
Kamu yang selalu setia menunggu
Hingga bopeng wajahmu
Hingga mengkerut ukuran tubuhmu
Aku telah mengecewakanmu
Dengan berpaling ke sosok yang baru
Meski aku selalu merasa terpaksa
Aku tahu kamu sulit menerima
Percayalah cintaku hanya milikmu

Sumpah mati aku tidak bermaksud jahat
Aku tidak berniat mengganggu kemesraan kalian
Aku benci dicap sebagai perusak rumah tangga
Tapi tubuhku tidak berdaya tanpa dirinya
Darahku mengalir berkat dia
Jantungku berdetak karena dia
Aku belum mau mati
Karena itu aku butuh dia
Boleh anda marah kepada sang pencipta
Yang memberiku tubuh begitu rapuh
Aku tidak seperti anda
Yang bisa bertahan tanpa dia
Meski kembang kempis napas anda kurasa
Tapi anda akan hidup selamanya

Dan di sanalah ketiganya selalu bertemu
Saat Si Trotoar setia menanti Si Kaki
Saat Si Kaki berpaling kepada Si Kuda Besi

Labels:

Tuesday, June 12, 2007

Kompetisi Sperma

N: Gue sama temen-temen lagi jengah banget nih sama yang namanya k-o-m-p-e-t-i-s-i. Enough!!
R: Gimana kalau memang kompetisi sudah menjadi kodrat manusia?
N: Maksud lo?
R: Pikir deh, dari berjuta-juta sperma cuma satu yang sukses, dan lahirlah elo.
N: Tapi…bisa aja ‘kan emang cuma satu sperma yg ngotot sementara yg lain memilih untuk tidak terlahir ke dunia.
R: Ya enggak lah, bu. Siapa juga pengin mendekati sel telur yang begitu nikmat terlihat.

…huffs…

Labels: