Friday, November 18, 2005

Ini tulisan gw, awal-awal liputan infrastruktur
Lho, apa hubungannya infrastruktur ama raksasa tv?
Hehe..waktu itu ngebet banget ngejar dirut Bakrie jadi bela2in dateng acara ini
Seru juga koq acaranya...

Antv Gandeng Raksasa Televisi Asia

JAKARTA-Untuk memperkuat posisi di bisnis penyiaran, Antv menggandeng perusahaan penyiaran terkemuka di Asia milik raksasa media Rupert Murdoch, Star sebagai mitra usaha. Star melakukan investasi sebesar 20%, dan 80% sisanya tetap dikuasai pemegang saham lama, Bakrie Group.

“Antv sempat menilai beberapa kalangan potensial untuk dijadikan mitra kerjasama, kemudian dipilih Star karena keluasan jaringan, teknologi, dan success story mereka di berbagai pasar,” ujar Dirut Antv Anindya N. Bakrie kepada wartawan saat konferensi pers, Jumat (30/9). Peluncuran kerjasama kedua perusahaan tersebut, akan dilakukan dalam waktu dekat.
Karena perusahaan lama masih menguasai mayoritas saham, Anin mengungkap, “Kendali masih di tangan kita, kita yang menentukan arah kebijakan bisnis dan strategi pasar.” 20% saham yang kini dimiliki Star adalah saham baru yang diterbitkan oleh Antv.
Menurut Anin, kerjasama tersebut sekaligus membuktikan bahwa iklim investasi di Indonesia masih kondusif, “Ini catatan yang baik untuk kita semua,” ujarnya.
Sejauh ini, Antv memiliki audience share 5% dari 180 juta penonton televisi di Indonesia. “Dengan kerjasama ini Antv berharap bisa menjaring audience yang lebih besar dari itu, kami ingin menjadi besar,” tutur Anin. Namun dirinya enggan menyebutkan berapa persisnya prosentase audience yang dibidik Antv melalui kekuatan jaringan Star.
Mengingat imej Star sangat kental dengan program berita karena dimiliki sepenuhnya oleh News Corporation, maka sebagian kalangan beranggapan di masa mendatang Antv akan bertransformasi menjadi stasiun televisi berita. Namun Anin membantah pernyataan itu, “Kalau tv berita, tidak, tapi kalau tv yang beritanya kuat, iya,” ucapnya. Sehingga Antv tetap bergerak pada General and Entertainment Channel, seperti yang selama ini mereka tekuni.
Pihaknya menganggap yang menarik dari Star adalah In-house yang mereka miliki sendiri untuk memproduksi berbagai program di stasiun televisi milik mereka. “Pemberdayaan SDM lokal inilah yang ingin kita (Antv,red) pelajari dari Star,” lanjut Anin.Star yang memiliki lebih dari 50 stasiun televisi di 53 negara Asia, saat ini memiliki 100 juta pemirsa setiap hari. Sukses tersebut disebabkan oleh kemitraan yang kuat dengan pihak lokal, dan komitmen pada tayangan budaya setempat. (c90)