<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101</id><updated>2011-08-09T01:20:19.804+07:00</updated><category term='Grieve'/><category term='mumbling'/><category term='memories'/><category term='doubt'/><category term='not mine'/><category term='thoughts'/><category term='wondering'/><category term='wishful thinking'/><category term='hate'/><category term='fun'/><category term='happiness'/><category term='laugh'/><category term='surprise'/><title type='text'>WISHFUL THINKING</title><subtitle type='html'>a Place To Read My Mind a Place To Explore My Horizon a Place To Get Through Me a Place Just To Stop By Write Share But Please Be Aware And Do Not Believe Easily My Wishful Thinking</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>78</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-2382154067674192601</id><published>2009-11-24T13:10:00.002+07:00</published><updated>2009-11-24T13:15:42.027+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Tiba-tiba saja menemukan sebuah tulisan yang dulu sekali pernah saya buat untuk tugas akhir seorang teman. Ini pemikiran saya dulu, dan tampaknya tidak ada yang berubah sampai sekarang. Apa itu tandanya kapasitas otak saya sudah mentok sehingga tidak ada hal baru yang melintas di kepala? Fiuh... *rindu bisa berpikir*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;CityWalk!&lt;br /&gt;Bentuk Kerinduan atau Tren Sesaat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On foot, jalan kaki, jalan santai di senja hari, menikmati pudarnya sengatan matahari yang seringkali membuat keringat mengucur dan ketombe menjamur, sembari memandang geliat lampu-lampu kota yang cantik, genit, dan penuh misteri, nampaknya mustahil di kota selengkap Jakarta!&lt;br /&gt;Maka siapa bilang Jakarta lengkap? Buktinya kota itu tidak bisa mengakomodasi keinginan warganya untuk sekedar bermanja-manja dengan kaki, sepatu, dan bahu jalan. Keinginan untuk membuat telapak kaki lecet, sepatu yang memang sudah butut berujung sobek disana-sini, dan memahami keinginan bahu jalan untuk dipijit oleh pejalan yang lalu lalang kebingungan, nampaknya tinggal angan-angan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betawi, yang kabarnya nakal dan eksotis, sudah tidak lagi meninggalkan kepingan jejak yang siapa tahu bisa disusun kembali. Memoripun sirna. Jakarta dipenuhi para pendatang yang tentunya tidak bisa menceritakan soal Jakarta tempo dulu (atau Betawi). Termasuk saya, yang tidak pernah mengenal tradisi membuat dodol atau laksa, kesenian tanjidor atau ondel-ondel. Tidak tahu darimana asal kerak telor yang begitu lezat dan hanya bisa bertanya-tanya kemana larinya para jawara kampung. Orang Betawi asli semakin tergusur, tersisih oleh derasnya arus pendatang yang – banyak orang menyimpulkan – lebih tekun dan ulet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya tidak mau saya belajar, tapi rasanya sulit. Untuk menghayati dan menemukan nyawa Betawi-pun sulit sekali. Gedung pencakar langit, kali yang kotor dan bau, perkampungan kumuh, deretan mal dan café, pemandangan yang setiap hari terlihat di Jakarta, itu bukan Betawi!&lt;br /&gt;Berjalan di trotoar yang sempit dan rawan tertabrak tukang ojek. Rasanya sulit untuk meresapi semangat Betawi lewat kondisi seperti itu. Sulit untuk merenung sekedar menerawang bahwa dulu si doel dan zaenab bertemu di jalan ini lalu bertukar alamat rumah. Seperti yang saya katakan sebelumnya, memori telah terkikis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey, this is Jakarta, not Betawi anymore!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang. Tapi salahkah jika ada kerinduan atau sekedar ingin tahu? Seperti apa jalan-jalan di Jakarta jauh sebelum kami dilahirkan. Ingin berjalan, tidak hanya kesal karena tidak dibelikan sepatu baru sebelum yang lama rusak, tapi juga karena ingin sedikit sentimentil. Ingin menikmati Jakarta dari sudut pandang mata manusia, bukan dari dashboard mobil atau ketika bergelantungan di bis kota yang senantiasa penuh sesak. Karena dengan berjalan, merenung, bergandengan tangan atau menikmati kesendirian, ada perasaan tak terungkap yang bisa sontak muncul dan meninggalkan guratan emosi yang tidak mudah lekang. Jauh lebih dalam daripada duduk sambil menyetir atau memandang samar-samar gemerlap lampu dari balik bahu orang asing di dalam himpitan metromini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana, tapi tidak mudah. Hanya bisa dirasakan, tanpa terdefinisi dengan jelas. Membangkitkan luapan emosi, tanpa ada penyelesaian nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan-jangan saya salah intepretasi? Jangan-jangan saya salah membaca gelagat? Atau kurang peka dan cenderung menyuarakan kepentingan diri? Mungkin saya memang egois, masturbasi, atau dipenuhi angan semu. Tidak semua warga kota senang jalan kaki, merasa nyaman dan puas dengan kaki lecet mengapal, gembira melihat bahu jalan yang luas, rindang dan tertata, dan bahkan tidak semua punya sepatu butut yang bisa dipakai seenaknya….&lt;br /&gt;Lalu siapa yang saya suarakan? Hanya diri sendirikah? Atau segelintir orang? Atau sekumpulan LSM pecinta jalan kaki (kalau memang ada)? Atau memang kebanyakan warga Jakarta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang saya egois, maka maafkan. Tapi mengapa akhir-akhir ini muncul tren membangun CityWalk? Apa sih CityWalk itu? Dalam pengertian saya, adalah sebuah koridor jalan dimana siapa saja berhak menjadi konsumennya, dan koridor tersebut menawarkan komoditas unik yang layak dipadati warga kota, tidak melulu dijual, yang jelas atraktif. Tapi benarkah demikian? Sejauh ini yang mengklaim dirinya adalah CityWalk yaitu koridor mal/pusat perbelanjaan dengan konsumen yang segmented dan komoditas yang ditawarkan tidak lebih dari mal/pusat perbelanjaan lain. Atau lebih disederhanakan, mal yang dibuat memanjang menyerupai koridor jalan. Apa memang itu CityWalk? Mungkin bukan. Tapi nyatanya CityWalk seperti itulah yang dikonsumsi dengan lahap oleh anak gaul Jakarta. Jadi tidak bisa juga menyalahkan penggagas ide Citywalk berikut pengembang yang mengembangkan jenis usaha seperti itu hingga akhirnya menjamur, tidak hanya di Jakarta tapi juga di bandung, dan tak pelak kota metropolitan lain akan mengekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian muncul plesetan CityWalk, CafeWalk yang - maaf saja - agak lucu. Bagaimana bisa minum di café sambil berjalan? Secara definitif hal itu sudah salah kan? Dan mungkin saja tidak lama lagi akan muncul DiscoWalk, BillyardWalk, BowlingWalk hingga SalonWalk. Embel-embel Walk di belakang tempat rekreasi nampaknya merupakan magnet yang punya kekuatan magis untuk menarik dan menyihir pengunjung. Wow….dasyat!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa jalan bisa sedemikian magnetis? Bahkan jalan buatanpun laku dijual dan ramai dibicarakan. Sebut saja Darmawangsa CityWalk atau CiWalk Bandung, dan sederet mal dengan konsep jalan sintetis seperti Cilandak TownSquare, CafeWalk The Plaza Semanggi, dan Lippo Karawaci. Hingga saat ini mal-mal tersebut menjadi tempat tongkrongan favorit remaja hingga eksekutif di Jakarta, dan masih menjadi spot yang digunjingkan warga kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu indikasi bahwa masyarakat urban rindu akan sosok jalan yang nyaman, aman, cantik, bersih, dan terawat? Rindu akan romantisme berjalan di sepanjang koridor yang konon membangkitkan memori terdalam? Sehingga apapun tampilannya, konsep berlenggang kaki di jalan akan disantap oleh warga kota yang memang menyukai segala sesuatu yang berbau praktis, instan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada kemungkinan kedua. Bisa saja warga Jakarta sekedar ingin mencicipi konsep baru. CityWalk memang relatif baru di Indonesia jika dibandingkan dengan konsep mal yang telah ada. Sifat kaum urban yang fashionista, suka mencoba hal-hal baru, dan gemar menciptakan serta mengikuti trend, bisa saja menjadi latar belakang mereka berduyun-duyun mendatangi CityWalk. Kemungkinan seperti itu juga wajib dipertimbangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari sederet pertanyaan yang berkecamuk dalam batin dan otak itulah, kemudian saya memberanikan diri mengadakan penelitian kecil-kecilan. Jika tidak boleh memasukkan opini pribadi, okelah…tidak menghalangi niat saya untuk menanyakan pendapat orang lain. Menanyakan pada warga Jakarta, baik mereka yang saya kenal baik, setengah baik, dan tidak baik, maupun sosok asing yang sedang melamun di halte, trotoar kejam Jakarta, lampu merah, warung remang-remang…ups…maaf ngelantur… Tidak hanya yang melamun, tapi juga sedang belanja di mal serius memilih handphone (atau fashion phone!), memilih makanan, hingga memilih pelanggan (petugas sales maksudnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya? Untuk menjawab keingintahuan saya tentu saja, itu diatas segala-galanya. Tentang pendapat warga Jakarta, tendensi mereka terhadap fasilitas publik di kotanya, sampai gaya bicara khas anak jakarte, dan siapa tahu dapat kenalan (motif itu tidak bisa disembunyikan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuknya? Akan menjadi sebuah esai, yang tentu bisa dipertanggungjawabkan hasilnya karena saya turun langsung ke lapangan. Dan saya akan menggunakan gaya penulisan yang lebih pop cenderung nyeleneh, agar dalam menulis saya merasa nyaman dan dibacapun menjadi tidak membosankan. Tapi saya akan tetap fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya niat saya untuk mendalami tidak dicap setengah-setengah atau bohong belaka, maka saya berniat untuk meneruskan penelitian ini hingga ke Tugas Akhir. Dengan tema yang sama untuk kemudian nanti dilengkapi dengan perwujudan disain arsitektural.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berkenan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-2382154067674192601?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/2382154067674192601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=2382154067674192601' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2382154067674192601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2382154067674192601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2009/11/tiba-tiba-saja-menemukan-sebuah-tulisan.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-7154225625559162020</id><published>2009-05-22T16:39:00.003+07:00</published><updated>2009-05-22T16:48:40.039+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hate'/><title type='text'></title><content type='html'>semua patut iri melihat bumi&lt;br /&gt;yang bisa berputar, berkelana bertemu semesta&lt;br /&gt;mencumbu jupiter yang montok&lt;br /&gt;bergumul dengan merkurius yang panas, seksi&lt;br /&gt;sesekali menggoda venus yang terlanjur mengucap sumpah kepada mars&lt;br /&gt;atau melirik saturnus yang sudah bercincin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;laku bumi, memungkinkan semua&lt;br /&gt;karena pesona bumi, sayang dilewatkan&lt;br /&gt;dan bumi begitu flamboyan&lt;br /&gt;begitu bebas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak seperti bintang&lt;br /&gt;yang diam di tempat&lt;br /&gt;menunggu bumi lewat&lt;br /&gt;dan berusaha keras menarik perhatian&lt;br /&gt;mengerjap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesekali bumi balas berkedip&lt;br /&gt;kali lain dia melengos saja&lt;br /&gt;dan bintang tetap setia di tempatnya&lt;br /&gt;hingga bumi lesap, semesta berganti&lt;br /&gt;hingga bumi hadir kembali&lt;br /&gt;dengan sifatnya yang sama: bebas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-7154225625559162020?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/7154225625559162020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=7154225625559162020' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7154225625559162020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7154225625559162020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2009/05/semua-patut-iri-melihat-bumi-yang-bisa.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-8795291256426473773</id><published>2009-02-11T17:13:00.002+07:00</published><updated>2009-02-11T17:31:31.788+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Saya punya radio tape baru. Ukurannya hanya sedikit lebih besar dibanding batako, hanya ada satu deck untuk memutar kaset, perlu tiga baterai ukuran besar untuk mengoperasikannya, dia punya antena yang bisa dipanjang pendekkan, tombol-tombolnya sangat primitif. Saya sangat menyayangi dia. Karena dia begitu sederhana, begitu rapuh, tidak berdaya. Dia perlu uang saya untuk membeli baterai. Dia perlu tangan saya untuk menemukan frekuensi radio yang pas, plus memutar antena. Saya suka tubuhnya yang bersahaja. Saya suka karena dia norak. Begitu tombol saya tekan, ada lampu merah-hijau yang menyala pada speaker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bukan perangkat cerdas yang otaknya bisa menyimpan ratusan lagu. Dia tidak canggih sehingga dia tidak otomatis mencari gelombang radio favorit saya hanya dengan menekan satu tombol. Dia tidak cukup stylish untuk saya bawa ke kantor apalagi ke diskotek. Dia tidak cukup gaul untuk menasehati saya seputar deretan lagu Top 40. Karena baterainya hanya bertahan beberapa hari saja, dia terlalu lemah untuk menjadi penyelamat hari-hari saya yang suram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya mencintai ketidak sempurnaannya. Berada di dekat dia, membuat saya merasa punya arti. Dia tidak bisa sendiri, dia butuh saya. Sama besarnya dengan kebutuhan saya akan dia. Tanpa dia, hari-hari saya hampa. Tanpa saya, dia bukan apa-apa. Kerap saya bertanya, "Mengapa kamu tidak mewujud manusia?" Dan dia hanya bisa menjawab dengan kerlip lampu merah-hijau dan suara cempreng yang keluar dari speaker mono...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-8795291256426473773?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/8795291256426473773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=8795291256426473773' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8795291256426473773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8795291256426473773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2009/02/saya-punya-radio-tape-baru.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-8434280450318900120</id><published>2009-01-20T13:55:00.002+07:00</published><updated>2009-01-20T14:28:50.283+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Tahun lalu, saya wanita perempat baya yang melangkah tentu arah, mendongak pongah, bicara gagah, ogah kalah. Itu semua karena satu &lt;em&gt;sahabat&lt;/em&gt; yang sudah menyatu dalam diri. Sebulan belakangan, saya kehilangan si &lt;em&gt;sahabat&lt;/em&gt;. Tanpa &lt;em&gt;dia&lt;/em&gt;, saya luntur, tersungkur di kasur. Menghabiskan waktu untuk meratapi kejatuhan. Duduk telungkup, berjalan tertunduk. Bahkan membaca buku panduan sampah "Menemukan &lt;em&gt;Sahabat&lt;/em&gt; yang Hilang". Wahai &lt;em&gt;sahabat&lt;/em&gt;, kemana lagi kau harus dicari?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-8434280450318900120?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/8434280450318900120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=8434280450318900120' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8434280450318900120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8434280450318900120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2009/01/tahun-lalu-saya-wanita-perempat-baya.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4717908606333867407</id><published>2009-01-15T17:31:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T17:33:47.726+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Jakarta memang semakin sumpek. Buktinya, ada sesak di setiap tarikan napas. Sesaknya begitu konkret sampai perih di ulu hati. Polusi Jakarta memang semakin tak terbendung. Buktinya, sulit sekali meredam air mata yang tak tahan ingin mengucur. Pedih. Jakarta terlalu bingar hingga aku harus menutup wajahku dan mencari pojok untuk menyendiri. Tapi Jakarta terlalu sempit, aku tidak bisa sembunyi. Selalu bertemu derita yang itu-itu lagi. Salahkan saja Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4717908606333867407?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4717908606333867407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4717908606333867407' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4717908606333867407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4717908606333867407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2009/01/jakarta-memang-semakin-sumpek.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-2316628502993926433</id><published>2009-01-12T14:02:00.002+07:00</published><updated>2009-01-12T15:41:31.969+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Awal tahun ini, saya dan tiga teman pergi melancong. Ke sebuah tempat indah yang sudah saya impikan sejak pertama kali melihat Fauzi Baadila via layar televisi datang kesana. Destinasi yang nyata indah. Sempurna. Tapi mengapa, hal yang paling saya ingat dari momen plesiran itu adalah kaos putih yang dikenakan seorang teman bertuliskan "I love you with a heart that knows no one but you." Klise, rendah. Saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Januari 2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-2316628502993926433?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/2316628502993926433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=2316628502993926433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2316628502993926433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2316628502993926433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2009/01/awal-tahun-ini-saya-dan-tiga-teman.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6452142299141026098</id><published>2008-01-30T13:39:00.000+07:00</published><updated>2008-01-30T13:44:49.166+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>saya ingin senang-senang. pulang kerja lepas petang. lalu pergi berenang. atau ke inul nyanyi goyang karawang. boleh juga mancing di empang. atau nongkrong di jalan sabang. atau makan pasta ke kemang. asal jangan nonton wayang. hisap rokok berbatang-batang. minum bir sampai mabuk kepayang. sampai tenggorokan meradang. kepala kliyengan. habiskan uang. yang penting hati senang. tidak terkekang. pikiran jadi terang. pegal-pegal hilang. pulang waktu pagi datang. itupun masih sayang. menikmati jalanan jakarta yang lengang. biar saja dibilang jalang. siapa peduli pisuhan orang. saya ingin senang-senang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6452142299141026098?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6452142299141026098/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6452142299141026098' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6452142299141026098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6452142299141026098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2008/01/saya-ingin-senang-senang.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-3975786103001916364</id><published>2007-11-06T15:09:00.000+07:00</published><updated>2007-11-06T15:20:05.857+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalau bisa berterima kasih secara pribadi, akan saya lakukan. Float...terima kasih sudah mendaraskan lantunan indah ini ke dua telinga saya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara&lt;br /&gt;teduhlah hatiku&lt;br /&gt;tidak lagi jauh&lt;br /&gt;belum saatnya kau jatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara ingat lagi mimpi&lt;br /&gt;juga janji janji&lt;br /&gt;jangan kau ingkari lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percayalah hati lebih dari ini&lt;br /&gt;pernah kita lalui&lt;br /&gt;jangan henti di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara lupakanlah rindu&lt;br /&gt;sadarlah hatiku hanya ada kau dan aku&lt;br /&gt;dan sementara akan kukarang cerita&lt;br /&gt;tentang mimpi jadi nyata untuk asa kita berdua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percayalah hati lebih dari ini&lt;br /&gt;pernah kita lalui&lt;br /&gt;takkan lagi kita mesti jauh melangkah&lt;br /&gt;nikmatilah lara&lt;br /&gt;jangan henti disini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-3975786103001916364?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/3975786103001916364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=3975786103001916364' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3975786103001916364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3975786103001916364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/11/kalau-bisa-berterima-kasih-secara.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-292141707681889232</id><published>2007-10-05T19:16:00.000+07:00</published><updated>2007-10-05T19:19:14.332+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laugh'/><title type='text'></title><content type='html'>Lebaran kali ini,&lt;br /&gt;Maaf sebesar-besar saya sampaikan,&lt;br /&gt;Kepada Kurt Cobain dan Daniel Johns,&lt;br /&gt;Karena saat sekarang,&lt;br /&gt;Saya mulai melirik Ariel Peterpan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-292141707681889232?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/292141707681889232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=292141707681889232' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/292141707681889232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/292141707681889232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/10/lebaran-kali-ini-maaf-sebesar-besar.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-1073301990072141668</id><published>2007-09-25T11:20:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T13:08:22.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grieve'/><title type='text'></title><content type='html'>Perkenalkan, saya seekor anjing betina kecil dari ras Golden Retriever. Kata teman-teman, ras saya dikembangbiakkan pertama kali di Skotlandia tapi saya sama sekali tidak tahu dimana itu Skotlandia, saya tidak tahu dimana rumah saya sebenarnya. Menurut manusia, saya adalah ras anjing paling bersahabat bahkan dengan anak-anak sekalipun. Karena saya terlalu ramah, saya bukan anjing penjaga yang baik – mungkin itu bahasa yang dipakai manusia untuk menggantikan kata “tolol”. Saya terlahir sebagai &lt;em&gt;guide dog&lt;/em&gt;, bukan &lt;em&gt;guard dog&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak punya nama. Manusia memanggil saya sesuka hati saja karena toh saya tidak tahu apa artinya. Tapi saya suka sekali setiap majikan saya memanggil dengan kata: sayang. Apa itu sayang? Saya tak paham, tapi saya suka sorot mata majikan yang dalam dan tulus setiap kali mengucapkan kata itu. O iya, saya belum bercerita soal sang majikan. Alkisah, saya minggat dari majikan terdahulu. Dia tenggelam dalam mimpi dan kerap melupakan saya. Dia tidak menganggap saya penting, tidak pernah punya waktu untuk saya, dan itu semua membuat saya sedih sekali. Badan saya kurus kering, apa lagi yang lebih buruk rupa dibanding seekor anjing ceking? Lalu saya kabur. Lari jauh-jauh. Saya terjang semua dingin dan sepi karena sudah tidak tahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sendiri, saya bertemu sesosok manusia yang kelak saya panggil dia: Tuan. Dia menampung kisah dan kesah saya meskipun kita bicara dengan bahasa berbeda, dia beri saya makanan dan belaian pada tengkuk, dia membuat saya benar-benar nyaman. Tidak perlu waktu lama, saya langsung jatuh cinta kepada Tuan. Cinta mendalam. Dan kami pun selalu bersama, mengisi hari dengan tawa dan senda gurau mesra. Tuan mengajak saya pergi ke tempat-tempat baru, mengenalkan saya kepada sahabat baiknya. Bersama Tuan, saya merasa benar-benar “ada”, bukan anjing yang diseret atau diarak dengan tali leher belaka. Saya punya seribu alasan untuk mencintai Tuan. Tuan yang lucu, baik, cerdas, sabar, penyayang, lembut, ramah, sopan, pintar memasak, harum, dan daftar ini kian bertambah panjang setiap hari. Saya sangat mencintai Tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari saya bersama Tuan tidak selamanya indah bagi saya. Penolakan kerap ia lontarkan meskipun saya tidak terlalu keberatan. Ketika Tuan sakit, saya ingin sekali berada di sisi Tuan, menemani. Tapi Tuan melarang dan berkata, “Jangan, saya ingin sendirian.” Dan saya setuju. Ketika Tuan marah, dia meluapkan amarah kepada saya. Tak henti-hentinya Tuan mencambuki saya dengan makian, hinaan, dan kata-kata kasar. Tapi saya yakin itu tidak keluar dari kepalanya. Jika Tuan marah kepada saya, dia tidak pernah menyembunyikan gejolaknya. Dia hantam saya tepat di dada, nyeri sekali. Tuan memang emosional tapi saya tahu dia baik, jauh di lubuk hati dia adalah manusia sempurna. Dan kami kembali berdamai, kembali berbagi kasih sayang. Rupanya begini cara Tuan”, pikir saya, “Mengatasi rasa sakit dengan rasa sakit yang lebih besar.” Dan saya setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Tuan punya masalah. Dia datang kepada saya dengan wajah lebam dan tidak ada senyum tersungging. Saya hujani Tuan dengan pertanyaan dan dia menceritakan isi hatinya kepada saya. Tapi tetap saya tidak paham. Cerita Tuan seperti mozaik berantakan, sulit saya satukan. Saya tidak tahu persis kegalauan Tuan apalagi untuk ikut merasakan. Bahasa Tuan kali ini benar-benar rumit, sulit bagi anjing tolol seperti saya untuk menangkap gambaran besar atas kesedihan Tuan. Dia bilang, “Saya sudah lebih tenang,” tapi isyarat mata yang selalu tertunduk, garis senyum yang hilang, dan jumlah batang rokok yang diisap, jauh dari kesan tenang. Dan Tuan mengungkap sejumlah kisah yang rupanya selama ini lupa atau enggan ia ceritakan kepada saya. Saya terperanjat namun saya mencoba tenang. Hal terpenting bagi saya adalah membuat Tuan bahagia, tapi saya tidak tahu caranya. Tuan berharap saya bisa membantu. Sebagai guide dog, ia menuntut saya mengeluarkan “Buku Panduan Mengatasi 1001 Masalah”. Saya tidak sanggup, Tuan. Saya hanya anjing tolol. Bahkan saya tidak bisa memahami apa masalah Tuan, lalu bagaimana saya bisa memberi saran? Jangan paksa saya melebihi kemampuan, saya tidak kuat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kebingungan, saya teringat metode terapi rasa sakit yang selama ini Tuan terapkan kepada saya. “Saya akan memberikan perih yang lebih parah untuk menekan goresan kecil,” begitu pikir saya. “Ini pasti berhasil.” Tanpa ragu, saya melolong, mencakar, menggigit, menendang, menghantam, mengencingi, dan menginjak-injak Tuan, tepat sasaran. Tuan terpuruk. Ia terjerembab dalam sampai ke nadir. Ternyata saya salah. Tuan kecewa dan marah besar. Saya merasa begitu kecil dan tolol. Ternyata saya salah menilai Tuan. Dan kini Tuan amat membenci saya. Saya sangat menyesal. Maaf ditolak. Saya diusir dari rumah, diusir dari hati Tuan untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan tidak membekali saya dengan makanan untuk bertahan hidup. Tuan yakin saya betina tangguh yang mustahil kelaparan. Sebagai memorabilia, Tuan memberikan sebuah kalung. “Perlambang kebencian,” begitu katanya. Saya lingkarkan kalung itu di leher dan saya sematkan maknanya hati-hati di dalam hati. Tuan ingin saya selalu ingat akan kesalahan besar yang pernah saya lakukan. Supaya saya selalu bisa mengutuk diri. Supaya saya merasa gagal sebagai anjing pemandu dan terlanjur digariskan tidak mampu menjadi penjaga. Supaya saya selalu mengenang Tuan – yang ogah mengenang saya. Tapi tidak demikian yang saya rasa. Kalung itu justru mengingatkan saya akan cinta saya yang mendalam kepada Tuan. Setiap kali menatap, saya selalu tersenyum dan menggonggong bahagia bak mendapat belulang ayam yang masih segar darah dan sumsumnya. Saya tulus mencintai Tuan, saya tidak mengharapkan balasan. Terdengar klise tapi itu benar yang saya rasakan. Karena Tuan, saya yakin cinta benar ada. Cinta yang saya rasakan membuat saya tetap hidup dan tersenyum menatap hari. Kepingan rasa yang saya kais demi Tuan, kini terbungkus rapi dalam sebuah kantong tahan-gores, anti-bocor, kedap-waktu. Tuan, Anda guru terhebat yang pernah saya ikuti. Majikan terbaik sehingga saya tidak jera mengabdi. Terima kasih, Tuan…. I love you, deeply.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-1073301990072141668?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/1073301990072141668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=1073301990072141668' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1073301990072141668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1073301990072141668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/09/perkenalkan-saya-seekor-anjing-betina.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4725834427370980137</id><published>2007-09-11T15:24:00.000+07:00</published><updated>2007-09-11T15:32:49.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wondering'/><title type='text'></title><content type='html'>Klo blog ini jarang terisi, berarti empunya sedang: SIBUK atau BAHAGIA. Gw sibuk? Pastinya! Deadline berkepanjangan melanda. Bahagia? Mungkin saja. Semoga saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4725834427370980137?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4725834427370980137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4725834427370980137' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4725834427370980137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4725834427370980137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/09/klo-blog-ini-jarang-terisi-berarti.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-1675427406666034880</id><published>2007-08-24T16:07:00.001+07:00</published><updated>2007-08-24T16:08:26.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doubt'/><title type='text'></title><content type='html'>Time has come to say, "Welcome home, Me!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-1675427406666034880?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/1675427406666034880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=1675427406666034880' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1675427406666034880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1675427406666034880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/time-has-come-to-say-welcome-home-me.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-1938313003016427704</id><published>2007-08-16T13:54:00.000+07:00</published><updated>2007-08-16T14:04:16.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fun'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Makasih ya, Helman...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nuki, you show a slight right-hemisphere dominance with a moderate preference for auditory processing, an unusual and somewhat paradoxical combination of characteristics.&lt;br /&gt;You are drawn to a random and sometimes nonchalant synthesis of material. You learn as it seems important to a specific situation, and might even develop a resentment of others who attempt to direct your learning down a specific channel.&lt;br /&gt;Your right-hemispheric dominance provides a structure that is only loosely organized and one which processes entire swatches of reality, overlooking details. You are emotional in your reactions and perceptual more than logical in your approach, although you can impose structure and a language base when necessary.&lt;br /&gt;Your auditory preference, on the other hand, implies that you process information sequentially and unidimensionally. This combination of right-brain and auditory modes creates conflict, as you want to process data more rapidly than your natural processes allow.&lt;br /&gt;Your tendency to be creative and free-flowing is accompanied by sufficient ability to organize and be logical, allowing you a reasonable degree of success in a number of different endeavors. You take in information methodically and systematically which can then be synthesized rapidly. In this manner, you manage to function consistently well, although certainly less efficiently than you desire.&lt;br /&gt;You prefer the abstract and are a theoretician at heart while retaining the ability to be practical. You find the symbolism in a great deal of what you encounter and are something of a "mystic." With regards to your lifestyle, you have the mentality which would be good as a philosopher, writer, journalist, or instructor, or possibly as a systems designer or social worker. Perhaps most important is your ability to "listen to your inner voice" as a mode of skipping over unnecessary steps to achieve your goals. &lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-1938313003016427704?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/1938313003016427704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=1938313003016427704' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1938313003016427704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1938313003016427704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/makasih-ya-helman.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-1706720584279570982</id><published>2007-08-15T11:53:00.000+07:00</published><updated>2007-08-15T12:00:18.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doubt'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;em&gt;incoming message:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;"....di luar semua kecemasan ini, aku kangen banget kamu, though u doubt 4 this. *****, kusek2, kepompong dua, kepompong pink, *********, ten2, samson, aksi protes, toing, klarabella, bantet, mas mul, vic, britney, boneka bulet gak jelas, ayam dari estu, gigi kelinci, kacamata tebel, gila kopi, maniak game kartu, kungi, takucing, buntel, eok, pastel eyang putrimu,... aku kangen semuanya. Tapi kenapa hanya yang dulu yang aku tau?........"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;reply:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;aku juga kangen. kangen sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-1706720584279570982?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/1706720584279570982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=1706720584279570982' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1706720584279570982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1706720584279570982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/incoming-message.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4110069589429191465</id><published>2007-08-15T11:44:00.000+07:00</published><updated>2007-08-15T11:45:28.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hate'/><title type='text'></title><content type='html'>I’m a petty misdeed. That’s makes me worth just a little secret for you. Let me be, let it be, let us be. An unimportant chapter for your book while I take the whole. A book of eternal trilogy: lust, love, lost.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4110069589429191465?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4110069589429191465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4110069589429191465' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4110069589429191465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4110069589429191465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/im-petty-misdeed.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-992340014324117931</id><published>2007-08-13T15:40:00.000+07:00</published><updated>2007-08-13T15:47:59.419+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doubt'/><title type='text'></title><content type='html'>Someone: Gue pengen deh punya pacar.&lt;br /&gt;Other someone: Kalo udah punya pacar terus buat apa?&lt;br /&gt;Someone: Buat nuang galon aer ke dispenser gue?&lt;br /&gt;Other someone: Cuma itu???!!! Najis deh!!!&lt;br /&gt;Someone: Iya..cuma itu. Susah loh nyari pacar yang ada setiap kali aer di kost gue abis!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-992340014324117931?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/992340014324117931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=992340014324117931' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/992340014324117931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/992340014324117931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/someone-gue-pengen-deh-punya-pacar.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-24238933116333720</id><published>2007-08-10T15:35:00.000+07:00</published><updated>2007-08-10T15:40:22.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;(Don’t) Give Me A Reason&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alasan seringkali tidak perlu dicari, tidak perlu diketahui. Lakukan saya, jalani saja, rasakan saja. Ketika sampai pada alasan, semua harus serba rasional, masuk akal, dan harus bisa dipertanggungjawabkan. Lirik lagu yang selalu saya dengarkan belakangan ini rupanya sedikit nyambung dengan film teranyar yang saya tonton di Setiabudi One: Bourne Ultimatum. Jika si vokalis Portishead Beth Gibbons mendesah dalam lagu untuk diberi alasan menjadi sesosok wanita, Jason Bourne sangat ingin tahu alasan ia membunuh. Ketika Gibbons sudah mengetahu hakikat menjadi wanita dan Bourne tahu persis dia tidak punya alasan membunuh sesama, lalu apa? Bukankah lebih nyaman jika Gibbons selalu berpura-pura menjadi gadis kecil dan kepada Tuan Bourne silakan bunuh saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;I'm so tired of playing,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Playing with this bow and arrow,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Gonna give  my heart away,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Leave it to the other girls to play,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;For I've been a temptress too long.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hmm just,&lt;br /&gt;Give me a reason to love you,&lt;br /&gt;Give me a reason to be,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;A woman,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;I just wanna be a woman.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;From this time, unchained,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;We’re all looking at a different picture,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Through this new frame of mind,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;A thousand flowers could bloom,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Move over, &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;and give  us some room.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;So don't you stop being a man,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Just take a little look from our side when you can,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sow a little tenderness,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;No matter if you cry.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Give me a reason to love you,&lt;br /&gt;Give me a reason to be,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;A woman,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;It's all I wanna be is all woman.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-24238933116333720?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/24238933116333720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=24238933116333720' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/24238933116333720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/24238933116333720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/dont-give-me-reason-alasan-seringkali.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-3022876896142679208</id><published>2007-08-08T10:58:00.000+07:00</published><updated>2007-08-08T10:59:35.359+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mbak, Mbak...ditunggu Godot, tuh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-3022876896142679208?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/3022876896142679208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=3022876896142679208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3022876896142679208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3022876896142679208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/mbak-mbak.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6797896905071428003</id><published>2007-08-07T16:39:00.000+07:00</published><updated>2007-08-07T16:48:43.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>Ini kebetulan atau semua orang sedang merasa hal yang sama? Sahabat mengeluh sama. Galau yang sama. Semua seputar pengerjaran mas-mas. Apa karena sahabat gue berusia sama dengan gue maka kami sedang dalam fase what-so-called quarter life crysis, atau karena mereka punya pola pikir yang sama, atau karena tekanan pekerjaan yang sama sehingga kami butuh pelampiasan, atau karena kami mengejar Mas yang sama, atau kami sekadar pura-pura sama agar tampak kompak, atau karena satu sama lain berebut punya masalah yang sama, atau hanya terdengar keren punya masalah percintaan, atau kami tidak kreatif memikirkan ide permasalahan lain, atau karena kami sama-sama sekumpulan perempuan jelek sehingga masalah berkutat seputar penolakan mas-mas, atau, atau, atau...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I love you, girls...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6797896905071428003?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6797896905071428003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6797896905071428003' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6797896905071428003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6797896905071428003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/ini-kebetulan-atau-semua-orang-sedang.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-3837309312405784117</id><published>2007-08-06T09:30:00.000+07:00</published><updated>2007-08-06T09:38:53.214+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>Jika satu-satunya keabadian adalah kesementaraan&lt;br /&gt;Maka datanglah sementara saja&lt;br /&gt;Karena itu menjadikanmu abadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-3837309312405784117?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/3837309312405784117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=3837309312405784117' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3837309312405784117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3837309312405784117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/jika-satu-satunya-keabadian-adalah.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-5832165095863972380</id><published>2007-08-06T09:22:00.000+07:00</published><updated>2007-08-06T09:29:05.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doubt'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Buat Kamu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara, Sdr. Otak, saya minta jangan bekerja&lt;br /&gt;Anda dibebastugaskan, ambil cuti terserah kemana&lt;br /&gt;Jangan putar roda logika, jangan biarkan memijak tanah&lt;br /&gt;Jangan sanggah dengan teori, jangan buat sedikitpun analisis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara, Sdr. Hati, saya rekrut sebagai pekerja lepas&lt;br /&gt;Silakan bekerja semau Anda, di sisi saya&lt;br /&gt;Penuhi saya dengan emosi, biarkan terbuai angan&lt;br /&gt;Semua tentang naluri, yang hanya bisa dirasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak, datanglah kembali ketika khayalan nyaris tamat&lt;br /&gt;Hati, sayang sekali kamu tidak bisa selamanya bekerja di sini&lt;br /&gt;Otak, terima kasih sudah membereskan masalah yang dibuat Hati&lt;br /&gt;Hati, terima kasih sudah membacakan dongeng bahagia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-5832165095863972380?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/5832165095863972380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=5832165095863972380' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/5832165095863972380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/5832165095863972380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/08/buat-kamu-untuk-sementara-sdr.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-2778071154282822498</id><published>2007-07-30T17:08:00.000+07:00</published><updated>2007-07-30T17:14:36.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hate'/><title type='text'></title><content type='html'>Siapa yang mau bertukar posisi menjadi gw hari ini? Dijamin lo bakalan bete berat dan tidak ada lain yang kau inginkan selain memuntahkan sumpah-serapah. ANJING menjadi kosakata wajib gue hari ini. Hari ini gue disalahkan atas sesuatu yang bukan menjadi tanggung jawab gue. Hari ini gue mendapat berbagai tudingan, fitnah. Semua itu berakar dari satu orang. Entah dia punya masalah apa sama gue. Sesosok perawan tua bermulut comel yang selalu merasa benar sendiri sudah saya tetapkan sebagai MUSUH UTAMA!!! Saya bersumpah tidak akan bicara jika tidak dirasa perlu dan saya bersumpah tidak akan berbuat kebaikan untuk dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANJING&lt;br /&gt;ANJING&lt;br /&gt;ANJING&lt;br /&gt;ANJING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa salahnya hewan satu itu sehingga bunyinya begitu nikmat untuk meluapkan kemarahan? Yang jelas, gue punya musuh sekarang... Semoga hidup gue akan lebih berwarna. Hahahahaha....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-2778071154282822498?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/2778071154282822498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=2778071154282822498' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2778071154282822498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2778071154282822498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/07/siapa-yang-mau-bertukar-posisi-menjadi.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6724907290671997192</id><published>2007-07-30T16:52:00.000+07:00</published><updated>2007-07-30T16:56:44.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doubt'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;em&gt;July 27 2007, 22:33&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Incoming message:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's always you who can understand me&lt;br /&gt;My thoughts, my everything&lt;br /&gt;Which else will die to understand&lt;br /&gt;That's why I always love you&lt;br /&gt;Really love you...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Reply:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;(empty)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6724907290671997192?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6724907290671997192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6724907290671997192' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6724907290671997192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6724907290671997192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/07/july-27-2007-2233-incoming-message-its.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6666987784461964442</id><published>2007-07-20T11:34:00.000+07:00</published><updated>2007-07-20T12:04:38.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Belum berubah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin Jakarta macet banget...sumpah maceeeeeettt!!! Kerasa bener karena seharian itu gue musti keluar kantor untuk berbagai urusan. Pagi gue kejebak arak-arakan demo angkot KWK , siang sampe sore ada pengalihan arus karena unjuk rasa guru, dan malemnya gue gak tau kenapa...masih aja macet sepanjang Gatot Subroto sampe deretan kedutaan di Kuningan. Macet, macet, macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe di kost, rasanya lega banget. Capek di jalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang gue lakukan adalah nyetel tivi. Angka 15 muncul di layar tivi Samsung gue, menandakan Metro TV adalah chanel terakhir yang gue tonton malam lalu. Keget setengah mati karena figur publik yang pertama kali gue lihat malam itu di layar tivi adalah...Kak Seto!!! Ya...ternyata itu jawaban atas kemacetan Jakarta hari ini. Come on...Kak Seto = Si Komo, komodo yang berdiri tegak dengan dua kaki (bisa gak ya dinamai &lt;em&gt;komodus erektus&lt;/em&gt;?). Si Komo adalah biang keladi kemacetan Jakarta. Mungkin orang Jakarta udah frustrasi mencari akar macet apalagi menemukan solusi...mustahil! Maka lahirlah Si Komo, sebagai kambing hitam kemacetan (padahal dia komodo tho? bukan kambing? atau jangan-jangan dia kambing?) sejak gue masih anak bawang sampe sekarang bau bawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu masalah besar terpecahkan! Jakarta macet total gara-gara Si Komo lewat....&lt;br /&gt;Ternyata semua masih sama, belum berubah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6666987784461964442?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6666987784461964442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6666987784461964442' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6666987784461964442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6666987784461964442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/07/belum-berubah-kemarin-jakarta-macet.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-8478046032631098869</id><published>2007-07-17T15:06:00.001+07:00</published><updated>2007-07-17T15:06:48.379+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>17 Juli 2007,&lt;br /&gt;Gue bikin akun di Friendster....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-8478046032631098869?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/8478046032631098869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=8478046032631098869' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8478046032631098869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8478046032631098869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/07/17-juli-2007-gue-bikin-akun-di.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-8827219944214706352</id><published>2007-07-17T14:25:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T14:16:14.723+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thoughts'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Rpxv32kbPXI/AAAAAAAAAAM/tn-i9-1KBZ8/s1600-h/pantai.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088064684353600882" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Rpxv32kbPXI/AAAAAAAAAAM/tn-i9-1KBZ8/s320/pantai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Rekaman Hidup Fotografer&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau disuruh memilih tiga obyek yang mewakili perjalanan hidup, saya pasti kelimpungan setengah mati. Menurut saya, sosok Johan (Lim Kay Tong), aktor utama dalam The Photograph, sangat beruntung karena tidak perlu bingung menentukan obyek. Pelabuhan, rel kereta api, dan pojok studio foto, menjadi saksi perjalanan hidup Johan. Awalnya saya berpikir, sempit sekali dunia pria tua itu. Ternyata saya salah. Pertama, profesi Johan sebagai fotografer tentu memberi dia sejuta pengalaman hidup. Kedua, rekaman Johan yang sangat “sedikit” terhadap hidup memberi arti yang jelas kepada hidup itu sendiri. Pria Tionghoa yang berlayar menuju Jawa itu menjalani hari-hari dengan mantap karena ia tahu benar apa yang ia inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelabuhan menjadi saksi kali pertama Johan menapakkan kaki di daratan Jawa. Rel kereta api adalah akhir hidup orang terkasih: istri dan anak. dua destinasi yang ingin kembali dikunjungi Johan sebelum ajal. Kursi, lampu, dan kamera tua dalam sebuah pojok ruang foto telah menjadi napas Johan selama puluhan tahun. Hidup Johan berakhir di sudut ruang itu, di tangan fotografer pengganti. Semua begitu sederhana, begitu mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Itulah kesan saya selama 95 menit menonton film karya Nan Achnas di Blitz Megaplex. Akting aktor Singapura sebagai peran utama sangat pantas mendapat penghargaan. Sementara lawan mainnya, Sita (Shanty), punya peran penting untuk membuka kunci hidup Johan. Film ini penuh balutan emosi. Baik emosi “hidup” yang dimainkan aktor-aktris, maupun emosi “beku” yang tertangkap dalam setiap frame foto. Raut sedih, marah, bingung, kesepian, penantian, dan bahagia, ditampilkan apik lewat deretan foto pada dinding. Film ini membuat saya semakin terpesona dengan sesosok Kolektor Momentum….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-8827219944214706352?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/8827219944214706352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=8827219944214706352' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8827219944214706352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8827219944214706352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/07/rekaman-hidup-fotografer-kalau-disuruh.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Rpxv32kbPXI/AAAAAAAAAAM/tn-i9-1KBZ8/s72-c/pantai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-8831942133346203327</id><published>2007-07-16T14:42:00.000+07:00</published><updated>2007-07-16T14:43:54.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Perihal KTP Seumur Hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru saja pindah rumah, KTP pun ikut pindah alamat. Tapi bukan itu yang mengganggu, melainkan ucapan ibu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KTP ini berlaku sampai 2012. Abis itu Mama bikin KTP seumur hidup, ah, kayak Pakde Heri. Kalo umur udah 60 kan KTP-nya seumur hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibuku belum genap 60 tahun 2012 nanti. Meski belum setua Pakde, tapi ibu memang menua, itu yang pasti. Sementara usia ibu semakin senja, aku tak kunjung melakukan apa-apa untuk membuat dia bahagia. Selalu berpindah-pindah pekerjaan, masih saja menentang setiap keputusan, tidak bisa memberi uang, bahkan belum memutuskan untuk punya keluarga sendiri. Yang konstan aku lakukan adalah membuat ibu khawatir dan kecewa. Setiap terbalut kalut, ibu orang pertama yang aku beri kabar. Tidak demikian ketika aku tertawa sepanjang malam. Hanya tangisku yang ibu dengar, sementara senyum aku sembunyikan. Hanya keluhku yang menyapa ibu, bukan kabar suka. Ketika lilin 60 tahun ditiup kelak, apakah aku akan melihat mata bahagia ibu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-8831942133346203327?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/8831942133346203327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=8831942133346203327' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8831942133346203327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/8831942133346203327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/07/perihal-ktp-seumur-hidup-aku-baru-saja.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-3805846994397831114</id><published>2007-07-03T16:54:00.000+07:00</published><updated>2007-07-03T17:37:09.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;My Wishful Thinking :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(mencontek blog tetangga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tiba-tiba "proyek" kami berempat sudah berwujud.&lt;br /&gt;2. Diramal bernasib baik oleh Noldy.&lt;br /&gt;3. Perjalanan ke Tibet.&lt;br /&gt;4. Kesampean beli Bioskop Megaria.&lt;br /&gt;5. Romo Mangun back to the world dan membuat karya-karya arsitektur menakjubkan lagi.&lt;br /&gt;6. Majalah HAI sekeren dulu lagi.&lt;br /&gt;7. Ada film tentang para wartawan gagal.&lt;br /&gt;8. Shannon Hoon dan Kurt Cobain hidup lagi sehingga Blind Melon serta Nirvana gak jadi bubar.&lt;br /&gt;9. Mengetahui fakta sebenar-benarnya tentang peristiwa G30S/PKI.&lt;br /&gt;10. Ada yang nyanyiin lagu Michele-nya The Beatles tengah malem buat gue.&lt;br /&gt;11. Makan stroberi segede-gede Gaban.&lt;br /&gt;12. Punya kulkas kecil di kost buat nyimpen Wine.&lt;br /&gt;13. Menganggap Bandung sebagai kota yang indah.&lt;br /&gt;14. Punya suara asik dan bisa main gitar.&lt;br /&gt;15. Bisa masak masakan serius (bukan indomie telor).&lt;br /&gt;16. Punya tongkat lampu a la polisi lalu lintas.&lt;br /&gt;17. Punya casing akuarium untuk desktop.&lt;br /&gt;18. Ketemu Mimi dan pasangan hidupnya dalam keadaan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata banyak ya?? Hehe...Ketidakpuasan adalah nama tengahku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-3805846994397831114?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/3805846994397831114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=3805846994397831114' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3805846994397831114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3805846994397831114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/07/my-wishful-thinking-mencontek-blog.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-3784968535455412664</id><published>2007-06-21T17:29:00.000+07:00</published><updated>2007-06-21T17:34:39.836+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='not mine'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;my boss made this:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BUKAN PUISI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang kekasih menantiku&lt;br /&gt;telanjang&lt;br /&gt;tanpa raga&lt;br /&gt;tanpa jiwa&lt;br /&gt;layaknya ide yang belum terwujudkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tersenyum lalu berkata. (Mestikah kau tersenyum dulu sebelum berbicara?)&lt;br /&gt;"Lumayan...&lt;br /&gt;tapi kenapa aku tidak menangkap ide apapun. Itu kurang menyentak, tidak punya jiwa. Masihkah itu bisa disebut bukan puisi?"Aku tidak tersenyum lalu menggubah untuknya:&lt;br /&gt;seorang kekasih menantiku&lt;br /&gt;di antara enam juta tiga ratus lima puluh ribu dua puluh lima perempuan kota ini&lt;br /&gt;tidak berwajah&lt;br /&gt;tanpa raga&lt;br /&gt;tidak bersenyum&lt;br /&gt;tanpa jiwa&lt;br /&gt;sosok keindahan terperangkap kesemrawutan manusia&lt;br /&gt;berteman kesunyian&lt;br /&gt;menanti diwujudkan&lt;br /&gt;"Aah... terlalu bertele-tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa menangkap kerinduanmu di sana namun terdengar klise. Kata-kata seperti itu sudah dipakai orang jutaan kali. Bisakah kau buatkan sesuatu yang lain?"&lt;br /&gt;Kau menatapku. Kilatan mata terasa seperti belati terhunus. Aku menggigil.&lt;br /&gt;Kutarik sepotong tisu. Kutulis beberapa kata di sana kemudian kutinggalkan bersamanya.&lt;br /&gt;seorang kekasih menantiku&lt;br /&gt;aku tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menatap punggungku yang masih menggigil.&lt;br /&gt;Tuhan, semoga aku tidak bertemu dengannya lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-3784968535455412664?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/3784968535455412664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=3784968535455412664' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3784968535455412664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3784968535455412664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/my-boss-made-this-bukan-puisi-seorang.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-3763612966879449855</id><published>2007-06-20T16:39:00.000+07:00</published><updated>2007-06-20T16:58:39.990+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>Saya benci hujan&lt;br /&gt;Derasnya mengingatkan pada air mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya benci hujan&lt;br /&gt;Menyimpan gemuruh seperti di dalam jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya benci hujan&lt;br /&gt;Lampu jalan yang menyala terlalu pagi&lt;br /&gt;Senyuman palsu, menutup gelapnya hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya benci hujan&lt;br /&gt;Karena kini pelangi semakin langka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-3763612966879449855?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/3763612966879449855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=3763612966879449855' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3763612966879449855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3763612966879449855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/saya-benci-hujan-derasnya-mengingatkan.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-7865634054486410561</id><published>2007-06-20T15:41:00.000+07:00</published><updated>2007-06-20T15:43:34.205+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>Juni,&lt;br /&gt;Lebat hujan turun di paruh usiamu&lt;br /&gt;Berharap lekat agar yang tersapu lebih bijak, arif, tabah&lt;br /&gt;Terima kasih Pak Sapardi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-7865634054486410561?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/7865634054486410561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=7865634054486410561' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7865634054486410561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7865634054486410561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/juni-lebat-hujan-turun-di-paruh-usiamu.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-3337840309853895945</id><published>2007-06-15T15:23:00.000+07:00</published><updated>2007-06-15T15:24:54.728+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kepada Pacar (2)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu sakit, aku tidak habis pikir karena harimu penuh tawa. Ketika aku sakit, kamu tidak mengerti karena pekerjaanku amat menyenangkan. Ketika kamu tertawa, aku tidak melihat raut wajahmu. Ketika aku tertawa, aku tidak membaginya denganmu. Ketika kamu sedih, aku tidak bisa merasa. Ketika aku sedih, kamu tidak datang menawarkan selembar tisu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-3337840309853895945?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/3337840309853895945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=3337840309853895945' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3337840309853895945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/3337840309853895945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/kepada-pacar-2-ketika-kamu-sakit-aku.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6341162854809751322</id><published>2007-06-14T09:40:00.000+07:00</published><updated>2007-06-14T09:41:35.749+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kepada Pacar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, tidak ada yang lebih kuinginkan selain mati&lt;br /&gt;Dan kamu tidak mengerti&lt;br /&gt;Saat ini, kembali aku ingin bunuh diri&lt;br /&gt;Dan kamu masih belum mengerti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6341162854809751322?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6341162854809751322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6341162854809751322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6341162854809751322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6341162854809751322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/kepada-pacar-saat-itu-tidak-ada-yang.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-7321222493299882913</id><published>2007-06-13T15:31:00.000+07:00</published><updated>2007-06-13T15:35:02.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memories'/><title type='text'></title><content type='html'>Kura-kura harus sombong,&lt;br /&gt;Dia hidup sangat lama,&lt;br /&gt;Tentu dia tahu segalanya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-7321222493299882913?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/7321222493299882913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=7321222493299882913' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7321222493299882913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7321222493299882913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/kura-kura-harus-sombong-dia-hidup.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-7249617987422099925</id><published>2007-06-13T14:14:00.000+07:00</published><updated>2007-06-13T14:17:08.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memories'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Segitiga Cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah mati aku mencintaimu&lt;br /&gt;Rasanya ingin kembali ke masa lalu&lt;br /&gt;Saat kamu masih setia berada di atas tubuhku&lt;br /&gt;Memijitku penuh mesra&lt;br /&gt;Dengan sekujur tubuh meski peluh deras mengucur&lt;br /&gt;Aroma tubuhmu bagai candu&lt;br /&gt;Bikin Ketagihan meski sehari saja tidak bertemu&lt;br /&gt;Kini kamu sudah lupa kepadaku&lt;br /&gt;Karena kamu sudah punya tunggangan baru&lt;br /&gt;Tapi izinkan aku tetap menunggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah mati aku mencintaimu&lt;br /&gt;Aku rindu menapaki setiap tubuhku di atas tubuhmu&lt;br /&gt;Kamu yang menyukai aroma tubuhku&lt;br /&gt;Kamu yang merindukan setiap bulir peluhku&lt;br /&gt;Kamu yang selalu setia menunggu&lt;br /&gt;Hingga bopeng wajahmu&lt;br /&gt;Hingga mengkerut ukuran tubuhmu&lt;br /&gt;Aku telah mengecewakanmu&lt;br /&gt;Dengan berpaling ke sosok yang baru&lt;br /&gt;Meski aku selalu merasa terpaksa&lt;br /&gt;Aku tahu kamu sulit menerima&lt;br /&gt;Percayalah cintaku hanya milikmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah mati aku tidak bermaksud jahat&lt;br /&gt;Aku tidak berniat mengganggu kemesraan kalian&lt;br /&gt;Aku benci dicap sebagai perusak rumah tangga&lt;br /&gt;Tapi tubuhku tidak berdaya tanpa dirinya&lt;br /&gt;Darahku mengalir berkat dia&lt;br /&gt;Jantungku berdetak karena dia&lt;br /&gt;Aku belum mau mati&lt;br /&gt;Karena itu aku butuh dia&lt;br /&gt;Boleh anda marah kepada sang pencipta&lt;br /&gt;Yang memberiku tubuh begitu rapuh&lt;br /&gt;Aku tidak seperti anda&lt;br /&gt;Yang bisa bertahan tanpa dia&lt;br /&gt;Meski kembang kempis napas anda kurasa&lt;br /&gt;Tapi anda akan hidup selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di sanalah ketiganya selalu bertemu&lt;br /&gt;Saat Si Trotoar setia menanti Si Kaki&lt;br /&gt;Saat Si Kaki berpaling kepada Si Kuda Besi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-7249617987422099925?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/7249617987422099925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=7249617987422099925' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7249617987422099925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/7249617987422099925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/segitiga-cinta-sumpah-mati-aku.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-270246441894538591</id><published>2007-06-12T16:02:00.000+07:00</published><updated>2007-06-12T16:03:45.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kompetisi Sperma&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;N:&lt;/strong&gt; Gue sama temen-temen lagi jengah banget nih sama yang namanya k-o-m-p-e-t-i-s-i. &lt;em&gt;Enough&lt;/em&gt;!!&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;R:&lt;/strong&gt; Gimana kalau memang kompetisi sudah menjadi kodrat manusia?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;N:&lt;/strong&gt; Maksud lo?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;R:&lt;/strong&gt; Pikir &lt;em&gt;deh&lt;/em&gt;, dari berjuta-juta sperma cuma satu yang sukses, dan lahirlah elo.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;N:&lt;/strong&gt; Tapi…bisa aja &lt;em&gt;‘kan&lt;/em&gt; emang cuma satu sperma yg ngotot sementara yg lain memilih untuk tidak terlahir ke dunia.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;R:&lt;/strong&gt; Ya enggak lah, bu. Siapa juga pengin mendekati sel telur yang begitu nikmat terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…huffs…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-270246441894538591?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/270246441894538591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=270246441894538591' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/270246441894538591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/270246441894538591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/kompetisi-sperma-n-gue-sama-temen-temen.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4708775006039064602</id><published>2007-06-08T14:19:00.000+07:00</published><updated>2007-06-08T14:20:34.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Nikah Masal, Nyok&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam, saya menonton eksebisi desain produk bersama beberapa kawan. Tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan kali ini. Pertemuan dengan sesama rekan kuliah itu membersitkan niat yang saya anggap cukup mulia: Nikah Masal!! Ya, nikah rame-rame, berjamaah, semoga pahalanya lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak alasan mengapa saya berkeinginan menikah secara masal. Pertama, karena saya rasa tidak adil menyematkan citra “kampungan” pada prosesi pernikahan masal. Rasanya keren kalau saya bisa sedikit memberi arti lain bagi sosok nikahan masal. Kedua, ngirit! Paling tidak biaya sewa lokasi seremoni (which is biasanya paling mahal) bisa ditanggung rame-rame. Belum lagi biaya event organizer, dokumentasi, dan undangan, yang juga bisa patungan. Sementara soal konsumsi, paling nambah dikit untuk para kerabat. Karena konsep nikah masal yang saya usung melibatkan beberapa orang yang saling kenal, kemungkinan besar tamu yang datang juga sama. Artinya, biaya konsumsi untuk rekan bisa ditekan. Ketiga, saya berasumsi, jika yang menikah 3 orang atau lebih maka besar kemungkinan tamu yang hadir makin banyak. Kerap saya menemukan komentar spontan ketika mendapat undangan pernikahan seorang teman. Begini bunyinya, “Siapa yang married? Si Anu ya? Males dateng ah, nggak terlalu deket. Nanti aja kalau Si Itu yang kawin gue dateng.” Pernikahan seorang teman mungkin bisa ditolak tapi pernikahan 4 orang teman sekaligus? Siapapun rela bolos kerja………. Keempat, bagi the jomblo-ers, nikah masal adalah kesempatan emas mendapat jodoh. Siapa tahu sepupu sang pengantin banyak yang cukup kinclong untuk disabet. Kelima, acara ini bisa dijadikan ajang wisata kuliner. Pasti seru kalau dalam satu pesta ada hidangan ala betawi, jawa, manado, sampai italia…yummy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, wahai event organizer…tertantangkah dirimu untuk menyiapkan sebuah seremoni yang penuh citarasa dan sanggup menampung keinginan lebih dari 1 klien dalam 1 waktu? Dan bagi para tamu, bagaimana kalian menyiasati pemberian kado bagi lebih dari 1 teman tanpa membuat mereka adu jotos pascapesta? Dan bagi para calon pengantin, siap menerima sebuah konsep baru? Sini…gabung sama tante!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4708775006039064602?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4708775006039064602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4708775006039064602' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4708775006039064602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4708775006039064602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/nikah-masal-nyok-semalam-saya-menonton.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-1990269208081277917</id><published>2007-06-06T17:14:00.000+07:00</published><updated>2007-06-06T17:17:05.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>Kini, belum bisa diberi titik&lt;br /&gt;Tidak seperti yang ditulis seorang sahabat&lt;br /&gt;Kini, belum bisa diakhiri&lt;br /&gt;Apa memang jalan menuju Kini benar-benar tak berujung?&lt;br /&gt;Dan dia hanya bisa mengutuki diri&lt;br /&gt;Mengutuk ketidakberdayaannya&lt;br /&gt;Mengutuk perbuatan yang sudah merampas mimpi orang terkasih&lt;br /&gt;Bertanya dalam hati, mengapa seseorang tidak bisa berdiri sendiri?&lt;br /&gt;Berdiri lepas dari asal-usul atau sosok kerabatnya?&lt;br /&gt;Mengapa mimpi wajib jadi nyata?&lt;br /&gt;Dan mengapa mimpi semua orang sama….Kini?&lt;br /&gt;Kini, semua orang rela menghamba padamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-1990269208081277917?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/1990269208081277917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=1990269208081277917' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1990269208081277917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1990269208081277917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/06/kini-belum-bisa-diberi-titik-tidak.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4511888892981236527</id><published>2007-04-07T13:58:00.000+07:00</published><updated>2007-04-07T14:01:48.198+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doubt'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Ketika semua orang menuntut perhatian yang sama...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WOIIIIII...&lt;br /&gt;BADAN GUE CUMA SATU!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, April 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4511888892981236527?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4511888892981236527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4511888892981236527' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4511888892981236527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4511888892981236527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/04/ketika-semua-orang-menuntut-perhatian.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-9106276541925212715</id><published>2007-03-14T17:30:00.000+07:00</published><updated>2007-03-14T17:33:14.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Dagang Daging Perempuan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, sepulang kerja, gue ketemu segelintir teman di sebuah kafe bermenu utama kopi. Karena alasan pertemuan dadakan itu memang tidak jelas sedari mula, arah pembicaraan pun sama tidak jelasnya. Awalnya, biasa lah, mereka cerita soal kesuksesannya menjalani profesi sebagai arsitek-arsitek muda berbakat dan ternama. Dapat klien orang-orang terkenal, bekerja dengan sederetan nama yang kerap menghiasi media massa. Sementara gue?? Gue adalah media massa itu, yang harus puas dengan punya kesempatan menulis tentang mereka, which is temen-temen gue sendiri. Malang sekali dan patut dikasihani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin larut, pembicaraan makin melenceng dari gemerlap dunia karir. Ada sebuah topik yang sampai sekarang masih menancap dalam di otak gue. Kata seorang kawan, ada sebuah biro jasa di negara George Bush sana yang menyediakan wanita-wanita supercantik dan elegan untuk ditawarkan kepada para lelaki kaya raya. Wanita-wanita itu direkrut berdasarkan tiga kategori: cantik-smart, cantik-seksi, cantik-something (temen gue lupa…damn!!). Setelah melalui proses rekrutmen panjang dan lolos tahap ‘ospek’ mereka digembleng menjadi pribadi yang layak bersanding dengan sang milyuner. Ditempa di panas Kawah Candradimuka dan dalam Samudera Hindia untuk rentang waktu yang tidak terbilang singkat, betina-betina super itu bisa kian tajam menancapkan cakar pada lengan lelaki yang kelak akan selalu digandengnya. Pangsa pasarnya? Bisa lelaki kaya yang minder pada istri yang betisnya sedikit ternoda saking panasnya bermain di ranjang, bisa lelaki kaya yang ingin semakin kaya dengan kehadiran sang wanita super (karena bisnis pasti lebih lancar jika wanita cantik turut serta), bisa lelaki kaya yang merasa tidak cukup kaya untuk memperistri wanita super. Pokoknya lelaki kaya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi, mereka seperti berinvestasi pada wanita. Membeli dengan harga tinggi untuk prospek yang lebih cerah,” kata si teman. Para aktivis perempuan pasti berang mendengar usaha yang dijalankan biro jasa tersebut. Perdagangan perempuan, mungkin memang begitu adanya. Tapi gue justru melihatnya sebagai satu lagi daya magis perempuan. Laki-laki paling berkuasa di dunia sekalipun tidak bisa mendapatkan wanita idaman dengan cara ‘normal’. Mereka harus menguras brankas dan bahkan rela menanggung malu jika suatu ketika kolega mereka tahu kalau si wanita super adalah ‘barang dagangan’ yang dipilih dari buku katalog. Menurut gue, perempuan benar-benar menjajah laki-laki dalam hal ini. Si pejantan setengah mati mendapat betina sementara betina tinggal mengoptimalkan apa yang melekat dalam dirinya untuk menghipnotis para pejantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang, bagaimana dengan wajah dan hati dingin, nihil emosi, sangat profesional, wanita-wanita itu menghiasi tiap pojok kenikmatan lelaki. Memikirkan itu membuat gue merasakan sensasi menakjubkan yang terlalu kotor untuk diungkap. Kalimat penutup dari temen gue, “Biar bagaimanapun, pencapaian laki-laki ujung-ujungnya dilihat dari kesuksesannya menggaet perempuan cantik nan seksi.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-9106276541925212715?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/9106276541925212715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=9106276541925212715' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/9106276541925212715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/9106276541925212715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/03/dagang-daging-perempuan-kemarin.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6847659291833186404</id><published>2007-01-17T16:44:00.000+07:00</published><updated>2007-01-17T16:49:19.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memories'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Mari Bersulang di Ambang Lajang&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jumat petang, menjelang akhir pekan&lt;br /&gt;Tak sabar bertolak ke kota yang sudah direncanakan&lt;br /&gt;Pergi bersama dua orang kawan&lt;br /&gt;Untuk bertemu dengan lainnya yang berjumlah puluhan&lt;br /&gt;Kesempatan berjumpa sang arjuna, lengkap dengan rombongan punakawan&lt;br /&gt;Membayangkan saja sudah sangat menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan singkat dari sahabat sedikit membuat adrenalin tercekat&lt;br /&gt;Dia sudah tiba di tempat yang menjadi titik kami berangkat,&lt;br /&gt;sementara aku masih terjebak di jalan yang padat&lt;br /&gt;Lantas kami bertolak dari barat,&lt;br /&gt;ke tempat yang selama seminggu menjadi pembicaraan hangat&lt;br /&gt;Untuk melihat cincin kawin tersemat&lt;br /&gt;Janji setia terucap, meski dalam irama lamat-lamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larut malam kami tiba&lt;br /&gt;Disambut langsung sang mempelai pria&lt;br /&gt;Yang dengan lantang berkata, “Ada kerjaan buat lo berdua.”&lt;br /&gt;Tugas suci dari si pengantin membawa kami ke suatu masa&lt;br /&gt;Dimana pejaman mata menjadi hal istimewa&lt;br /&gt;Yang sangat sulit dirasa, meski kantuk melanda&lt;br /&gt;Terima kasih telah membawa kembali sepenggal peristiwa&lt;br /&gt;Sehingga kami tidak pernah lupa,&lt;br /&gt;meski kini tidak lagi mengerjakan SPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin meninggi&lt;br /&gt;Ketika akhirnya pekerjaan terakhir bisa kami lewati&lt;br /&gt;Kasur empuk kemudian menjadi saksi&lt;br /&gt;Bahwa sang mempelai pria sudah ternodai, tidak lagi suci&lt;br /&gt;Tapi tampaknya ia tak peduli&lt;br /&gt;Berbagi peraduan dengan dua bidadari? Kapan lagiiiii……&lt;br /&gt;Dan ketika aku bangun keesokan pagi&lt;br /&gt;Sudah ada satu sahabat lagi, Andi&lt;br /&gt;Calon pejabat yang rela tidur di kursi&lt;br /&gt;Karena tidak kebagian tempat di sisi kami, malang sekali….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya langit mendung tidak menggelayut&lt;br /&gt;Dalam keceriaan matahari seakan menyahut&lt;br /&gt;Sumpah yang dibacakan penghulu disambut,&lt;br /&gt;dengan hati yang berikrar untuk selamanya bertaut,&lt;br /&gt;hanya bisa dipisahkan maut&lt;br /&gt;Berjuta perasaan terangkum dalam tiap raut&lt;br /&gt;Dan semua yang hadir pun ikut larut&lt;br /&gt;Dalam suka tanpa serpihan kalut&lt;br /&gt;Dalam cita yang jauh dari carut-marut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kini resmi suami-istri&lt;br /&gt;Tidak lagi hidup sendiri-sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki babak resepsi&lt;br /&gt;Bala kurawa serempak datang dan melancarkan sejuta aksi&lt;br /&gt;Dimulai dengan rengekan menumpang mandi&lt;br /&gt;Sampai ribut-ribut karena perut belum diisi bongkahan nasi&lt;br /&gt;Tapi tanpa mereka, pesta pasti terasa sepi&lt;br /&gt;Karena senyum mereka senantiasa menghiasi&lt;br /&gt;Dan polah mereka tak ada habisnya mengisi,&lt;br /&gt;setiap detik seremoni yang jauh dari guratan tradisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesta sederhana digelar dengan kain putih mendominasi&lt;br /&gt;Alunan musik jazz setia menemani&lt;br /&gt;Gemercik air di kolam tempat koi berenang kesana-sini&lt;br /&gt;Sederet sofa empuk terparkir bagi mereka yang merasa letih di kaki&lt;br /&gt;Para pengamat bisu yang membuat perayaan menjadi lebih berarti&lt;br /&gt;Sayang sekali bola sodok di sudut ruang tidak dapat berfungsi&lt;br /&gt;Namun kami sangat puas dengan rangkaian kulinari&lt;br /&gt;Dan kesempatan berfoto ribuan kali,&lt;br /&gt;bersama pasangan pengantin maupun hanya kami sendiri, narsistik sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelang petang kami pamit pulang&lt;br /&gt;Ke tujuan yang sama darimana kami datang&lt;br /&gt;Membawa berjuta kenangan yang tak mungkin lekang&lt;br /&gt;Bertemu kawan yang tidak sedikit terbilang&lt;br /&gt;Perjumpaan singkat menyapu rindu namun tetap tak hilang&lt;br /&gt;Ucapan selamat sekali lagi kami haturkan lantang&lt;br /&gt;Kepada sejoli yang mabuk tak kepalang&lt;br /&gt;Dalam balutan cinta yang kami harap tak pernah renggang&lt;br /&gt;Mari bersulang di ambang lajang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Januari 17 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6847659291833186404?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6847659291833186404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6847659291833186404' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6847659291833186404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6847659291833186404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/01/mari-bersulang-di-ambang-lajang-jumat.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-133982283650302107</id><published>2007-01-15T09:45:00.000+07:00</published><updated>2007-01-15T10:25:56.387+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Balada Tahu Tempe&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku suka tahu&lt;br /&gt;Setidaknya aku pikir begitu&lt;br /&gt;Satu setengah tahun terakhir aku selalu makan tahu&lt;br /&gt;Tidak pernah kulewatkan satu hari tanpa tahu&lt;br /&gt;Bahkan, aku selalu bermimpi tahu&lt;br /&gt;Aku menjadikan tahu sebagai sandaran hidup&lt;br /&gt;Aku menjadikan tahu sebagai pandangan hidup&lt;br /&gt;Aku makan tahu yang sama setiap hari&lt;br /&gt;Dengan begitu aku menjalani hari yang selalu sama&lt;br /&gt;Bagiku, tahu adalah hidup itu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, aku mendapat kesempatan&lt;br /&gt;Kesempatan memakan tahu yang paling enak di dunia&lt;br /&gt;Setidaknya begitulah yang ada dalam benak setiap orang&lt;br /&gt;Jantungku berdebar gembira&lt;br /&gt;Hatiku berseru tertawa&lt;br /&gt;Banyak yang menaruh iri kepadaku&lt;br /&gt;Karena hanya sedikit yang bisa mendapat kesempatan itu&lt;br /&gt;Tidak lama lagi, tahu eksklusif itu ada dalam genggamanku&lt;br /&gt;Rasanya tak sabar menanti hari itu&lt;br /&gt;Hari dimana aku bisa makan tahu yang paling mahal&lt;br /&gt;Dan konon paling enak&lt;br /&gt;Langkah besar aku ambil&lt;br /&gt;Meski aku mengerti tahu istimewa punya satu syarat:&lt;br /&gt;Barangsiapa yang sudah mencicipi, tidak boleh lagi kembali ke tahu kelas bawah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, hari itu tiba&lt;br /&gt;Tahu sudah tersaji di meja, menunggu disantap&lt;br /&gt;Kuhela nafas secukupnya, dan mulai memasukkan tahu istimewa ke mulut&lt;br /&gt;Ternyata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huekkkk.........!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perutku berontak&lt;br /&gt;Rasa getir itu tak kuasa kutahan&lt;br /&gt;Aku muntah sejadi-jadinya&lt;br /&gt;Siapa bilang tahu ini enak????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku merenung,&lt;br /&gt;Apa yang salah dari tahu itu&lt;br /&gt;Atau jangan-jangan aku yang keliru&lt;br /&gt;Apa sebenarnya selama ini aku tidak suka tahu?&lt;br /&gt;Jangan-jangan aku hanya merasa aku suka tahu?&lt;br /&gt;Atau apa yang aku makan selama ini ternyata bukan tahu sejati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menceritakan hal ini kepada semua orang yang kukenal&lt;br /&gt;Pendek kata, mereka bilang, "Kamu tolol!! Cuma ada satu tahu di dunia ini yaitu tahu istimewa itu. Kmu bukan pecinta tahu klo tidak bisa memakan dan menikmati tahu itu!!!"&lt;br /&gt;Aku kehilangan arah...bingung setengah mati&lt;br /&gt;Lalu aku mencoba membiasakan diri dengan si tahu istimewa&lt;br /&gt;Aku mencoba menelannya, meski amat sulit&lt;br /&gt;Semakin lama, hanya getir yang bisa kukecap&lt;br /&gt;Dan aku tidak bisa kembali ke tahu murahan yang sangat aku suka&lt;br /&gt;Sakit sekali rasanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari,&lt;br /&gt;Aku memutuskan berhenti makan tahu&lt;br /&gt;Aku benci tahu&lt;br /&gt;Aku muak dengan segala filosofi yang terkandung di dalam tahu&lt;br /&gt;Aku harus mengambil sikap, aku harus berontak&lt;br /&gt;Selamat tinggal tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, aku makan tempe setiap hari&lt;br /&gt;Entah sampai kapan&lt;br /&gt;Meskipun rasanya tidak selembut tahu&lt;br /&gt;Dan bentuknya mirip kumpulan jerawat wajah&lt;br /&gt;Aku menyukainya&lt;br /&gt;Entah sampai kapan&lt;br /&gt;Aku sangat berharap bisa menautkan hatiku pada tempe&lt;br /&gt;Aku sangat berharap bisa selalu setia pada sebentuk tempe&lt;br /&gt;Tempe yang sudah menyelamatkan hatiku, hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Januari 15, 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-133982283650302107?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/133982283650302107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=133982283650302107' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/133982283650302107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/133982283650302107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/01/balada-tahu-tempe-aku-suka-tahu.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4945825231775962641</id><published>2007-01-08T17:37:00.000+07:00</published><updated>2007-01-08T18:10:37.043+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='happiness'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Nuki yang Baru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa baru&lt;br /&gt;Benar-benar baru&lt;br /&gt;Bangun pukul tujuh setiap pagi, dengan senyum penuh arti&lt;br /&gt;Berjalan menyusuri koridor pondokan yang tidak terlalu panjang&lt;br /&gt;Menyapa sejumlah kawan dan menyambangi setiap kamar&lt;br /&gt;Berangkat kerja setengah sembilan&lt;br /&gt;Tak lupa mengamati penumpang kopaja yang silih berganti&lt;br /&gt;Hal-hal kecil yang dulu luput dari pandangan, kini menambah detail warna keseharianku&lt;br /&gt;Ternyata indah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam kerja berakhir setelah lewat setengah enam sore&lt;br /&gt;Tentunya, aku masih sempat bertemu teman yang sudah lama aku tinggalkan&lt;br /&gt;Menyepakati pertemuan di pusat perbelanjaan&lt;br /&gt;Dan menghabiskan malam dengan bicara kenangan lama&lt;br /&gt;Ternyata indah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang benci rutinitas, dulu dan sekarang&lt;br /&gt;Lalu apa yang kujalani saat ini? Apakah aku menjilat ludahku sendiri?&lt;br /&gt;Tidak, kawan&lt;br /&gt;Kini, aku bisa berekspresi, sebebas mungkin&lt;br /&gt;Menulis apa yang terbersit di otak dan terasa di hati&lt;br /&gt;Kebebasan yang mustahil aku dapat dalam diriku yang dulu&lt;br /&gt;Aku senang menjadi aku yang sekarang&lt;br /&gt;Ternyata indah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4945825231775962641?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4945825231775962641/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4945825231775962641' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4945825231775962641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4945825231775962641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2007/01/nuki-yang-baru-aku-merasa-baru-benar.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-2290203668683146510</id><published>2006-12-02T17:17:00.000+07:00</published><updated>2006-12-04T12:42:07.685+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='happiness'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Selamat Datang, Nuki&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, aku membeli sebuah kalung&lt;br /&gt;Berbahan keramik, berbentuk daun&lt;br /&gt;Warna dasar abu-abu dengan kombinasi hijau&lt;br /&gt;Harganya dua puluh ribu saja&lt;br /&gt;Cantik sekali bila aku kenakan&lt;br /&gt;Ibuku bilang kalung itu terlalu besar untukku&lt;br /&gt;Tapi aku tidak peduli, sudah terlanjur jatuh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, aku melihat tumpukan pakaianku&lt;br /&gt;Ternyata lemariku sudah penuh sesak&lt;br /&gt;Kaus berukuran XS, kemeja yang sama sekali jauh dari kesan formal, rok bernuansa etnik maupun bergaya funky, celana casual bermotif bunga, menjejali lemari kayu yang dalam benakku sudah cukup besar&lt;br /&gt;Aku coba beberapa potong sambil mematutkan pose di depan cermin panjang&lt;br /&gt;Aku tertawa sendiri melihat pantulan polahku di kaca berbingkai kayu polos itu&lt;br /&gt;Setelah itu aku memutuskan untuk melipat dan menurunkan sebagian pakaianku dari lemari&lt;br /&gt;Memasukkannya ke dalam kantung plastik dengan cap sebuah department store&lt;br /&gt;Siap aku berikan kepada para sepupu mungilku ketika mereka bertandang ke rumah, minggu depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, akan memandikan kucing-kucingku&lt;br /&gt;Aku bawa mereka ke petshop&lt;br /&gt;Sedikit cerewet ke mba-mba yg akan memandikan tiga buah hatiku&lt;br /&gt;Hasilnya? Kucing2ku bersih, wangi, betapa bahagianya aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, sangat berbeda dengan beberapa minggu lalu&lt;br /&gt;Hari ini, sama seperti kemarin&lt;br /&gt;Aku temukan diriku yang rasanya sudah lama tak kujumpai&lt;br /&gt;Aku yang kecanduan pernak-pernik hias&lt;br /&gt;Aku yang suka tertawa di wajah cermin&lt;br /&gt;Aku yang menganggap binatang peliharaan seperti bocah kecil&lt;br /&gt;Inilah aku yang amat bahagia&lt;br /&gt;Selamat datang, Nuki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karawang, Dec 4, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-2290203668683146510?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/2290203668683146510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=2290203668683146510' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2290203668683146510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2290203668683146510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/12/selamat-datang-nuki-kemarin-aku-membeli.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6141707004055048865</id><published>2006-11-22T19:32:00.000+07:00</published><updated>2006-11-22T19:42:25.804+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Di mana dirimu?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, tidak selamanya bermain petak umpet itu menyenangkan&lt;br /&gt;Padahal dulu, bisa sampai larut malam aku memainkannya bersama teman kecilku&lt;br /&gt;Sampai-sampai, ibu kami harus menakut-nakuti dengan cerita seputar hantu yang kerap menyembunyikan bocah di loteng rumah&lt;br /&gt;Hahaha....cerita itu tidak pernah menyurutkan niatku bermain petak umpet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain dulu, lain sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, aku sedang bermain petak umpet&lt;br /&gt;Tapi tidak lagi bersama teman kecilku&lt;br /&gt;Tapi dengan sesuatu yang kini amat aku butuhkan&lt;br /&gt;Sesuatu yang sangat sulit kuraba tempat ia bersembunyi&lt;br /&gt;Tidak ada jejak kaki dan tidak bisa kudeteksi dimana ia biasa mengubur diri&lt;br /&gt;Tanpa dia, aku hampa&lt;br /&gt;Tanpa dia, aku tidak punya cita-cita&lt;br /&gt;Tidak ada target yang kukejar&lt;br /&gt;Tidak ada angan untuk berpacu dengan yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sesuatu itu harus pergi&lt;br /&gt;Di saat aku benar-benar membutuhkannya?&lt;br /&gt;Di saat aku selalu dihujani pertanyaan, "Di mana motivasi kamu?"&lt;br /&gt;Motivasi...&lt;br /&gt;Segala yang aku perlukan ada di dalamnya&lt;br /&gt;Sesuatu yang tidak akan pernah kulihat wujudnya&lt;br /&gt;Sesuatu yang tidak akan pernah kupapas wajahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku benci bermain petak umpet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, November 22, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6141707004055048865?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6141707004055048865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6141707004055048865' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6141707004055048865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6141707004055048865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/di-mana-dirimu-ternyata-tidak-selamanya.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-1256486389455897635</id><published>2006-11-21T20:58:00.000+07:00</published><updated>2006-11-21T21:06:33.339+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Vonis Sudah Dijatuhkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekad sudah bulat&lt;br /&gt;Dukungan sudah didapat&lt;br /&gt;Selangkah lagi...&lt;br /&gt;Mungkin ini keputusan terberat&lt;br /&gt;Tapi menjalaninya pastilah lebih berat&lt;br /&gt;Apa lagi yang patut diperjuangkan?&lt;br /&gt;Jika tidak tersisa keinginan&lt;br /&gt;Penyesalan pasti ada&lt;br /&gt;Hanya berharap secuil bahagia&lt;br /&gt;Dengan cara ini, mungkin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan bertemu teman2 luar biasa&lt;br /&gt;Yang punya sejuta talenta yang pasti akan bersinar&lt;br /&gt;Pernah menjadi bagian dari mereka&lt;br /&gt;Akan aku kenang selamanya&lt;br /&gt;Sembari berharap mereka terus bersemangat&lt;br /&gt;Menjalani hari dimana aku menyerah kalah&lt;br /&gt;Jangan pernah lupa padaku&lt;br /&gt;Kenanglah aku&lt;br /&gt;Karena aku akan terus hidup&lt;br /&gt;Berjuang dengan cara berbeda&lt;br /&gt;Yang mungkin tidak sepantasnya di sini&lt;br /&gt;Di tempat ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, November 21, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-1256486389455897635?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/1256486389455897635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=1256486389455897635' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1256486389455897635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1256486389455897635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/vonis-sudah-dijatuhkan-tekad-sudah.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-1711118712479019334</id><published>2006-11-20T19:42:00.000+07:00</published><updated>2006-11-20T20:03:39.950+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tawa yang Tak Lagi Ada&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertawa&lt;br /&gt;Dulu, itu hobiku&lt;br /&gt;Tertawa&lt;br /&gt;Dulu, aku identik dengan kebiasaan itu&lt;br /&gt;Mungkin aku terlalu banyak tertawa&lt;br /&gt;Hingga lelah batin ini mencari alasan&lt;br /&gt;Untuk sebersit tawa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu tertawa&lt;br /&gt;Yang dulu tidak pernah kurasa sulit&lt;br /&gt;Aku rindu bahagia&lt;br /&gt;Yang dulu amat kupunya&lt;br /&gt;Aku rindu kehangatan&lt;br /&gt;Yang dulu selalu melingkupi tubuh kerdilku&lt;br /&gt;Tidak perlu usaha keras untuk memberiku rasa hangat&lt;br /&gt;Seperti kukatakan, tubuhku amat kecil&lt;br /&gt;Tapi, kenapa itu sulit kudapat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu Ibuku&lt;br /&gt;Yang selalu ada kapanpun aku merasa sepi&lt;br /&gt;Seperti hari ini&lt;br /&gt;Ketika aku merasa dingin dan sakit sekali...&lt;br /&gt;Bawa aku, Ibu&lt;br /&gt;Ke tempat paling aman yang selalu aku tunggu hadirnya dalam mimpi&lt;br /&gt;Tempat yang hanya diisi bidadari&lt;br /&gt;Dan tidak ada iblis yang mampu mencabik senyumku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawa aku ke tempat itu&lt;br /&gt;Tempat yang bisa membuatku tertawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, November 20, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-1711118712479019334?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/1711118712479019334/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=1711118712479019334' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1711118712479019334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/1711118712479019334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/tawa-yang-tak-lagi-ada-tertawa-dulu-itu.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-2785858376613350670</id><published>2006-11-19T21:42:00.000+07:00</published><updated>2006-11-19T21:51:33.732+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surprise'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Obrolan singkat dari dalam mobil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+ Jadi, kenapa kamu mau jadi penulis?&lt;br /&gt;- Karena aku suka baca&lt;br /&gt;+ Terus?&lt;br /&gt;- Aku cuma pingin jadi pembaca tulisanku&lt;br /&gt;  'Gak peduli orang lain suka atau gak&lt;br /&gt;+ Hmm...&lt;br /&gt;   Aku denger kmu dulu arsitek, bener?&lt;br /&gt;+ Sampai sekarang masih&lt;br /&gt;- Lho, bukannya dengan jadi penulis kmu berhenti jadi arsitek?&lt;br /&gt;  Emangnya rela?&lt;br /&gt;+ Aku sih pingin tetep jadi arsitek&lt;br /&gt;- Gimana bisa?&lt;br /&gt;+ Panjang kalo aku jelasin konsep seorang arsitek menurut aku&lt;br /&gt;  Tapi, yang paling gampang, aku bakal sangat seneng kalo dapet kesempatan nulis tentang arsitektur&lt;br /&gt;- Itu masih &lt;em&gt;long way to go&lt;/em&gt;, lho...&lt;br /&gt;  Kmu harus sadar itu&lt;br /&gt;+ (&lt;em&gt;speechless&lt;/em&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-2785858376613350670?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/2785858376613350670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=2785858376613350670' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2785858376613350670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2785858376613350670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/obrolan-singkat-dari-dalam-mobil-jadi.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-2275834382959265541</id><published>2006-11-18T17:57:00.000+07:00</published><updated>2006-11-18T18:19:45.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mumbling'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Berekspresi Tanpa Perlu Bicara&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahuku, penulis jarang bicara&lt;br /&gt;Berpikir dalam dunianya dan berinteraksi dengan pikirannya&lt;br /&gt;Setahuku, penulis biasanya introvert&lt;br /&gt;Punya ranah sendiri yang tidak ingin dijangkau orang lain&lt;br /&gt;Setahuku, penulis bebas berintepretasi tanpa perlu mulut individu sekitar&lt;br /&gt;Tidak peduli apa kata tetangga dan tidak takut kena somasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa rasanya jadi penulis?&lt;br /&gt;Yang bebas berekspresi tanpa perlu konfirmasi&lt;br /&gt;Bahagiakah hidup sebagai penulis?&lt;br /&gt;Yang leluasa melontarkan ide tanpa perlu berdandan rapi&lt;br /&gt;Apa yang dirasa seorang penulis?&lt;br /&gt;Ketika kontemplasinya direnungkan khalayak atau justru dianggap sampah susastra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah semua orang menjadi penulis?&lt;br /&gt;Jika setiap manusia bisa merasakan semilir angin dan sejuk udara&lt;br /&gt;Adakah jalan untuk menuangkannya?&lt;br /&gt;Ketika semua perasaan harus diragukan kebenarannya&lt;br /&gt;Kenapa harus ragu?&lt;br /&gt;Bukankah punya perasaan dan pemikiran itu sah saja&lt;br /&gt;Apa yang harus diperdebatkan?&lt;br /&gt;Bukankah wajar jika dingin yang kurasa belum tentu dingin untukmu&lt;br /&gt;Mengapa semua harus serba tepat?&lt;br /&gt;Jika kebenaran mutlak itu hanya milik Sang Pencipta,&lt;br /&gt;Dan manusia bebas memberi arti pada setiap pertanda dan apa yang dirasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah semua orang menjadi penulis?&lt;br /&gt;Sekadar menulis emosi yang menyeruak ketika ditampar udara bergerak&lt;br /&gt;Sekadar berekspresi tanpa perlu banyak bicara,&lt;br /&gt;Apalagi bertanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, November 18, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-2275834382959265541?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/2275834382959265541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=2275834382959265541' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2275834382959265541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2275834382959265541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/berekspresi-tanpa-perlu-bicara-setahuku.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4486359660151612094</id><published>2006-11-17T19:47:00.000+07:00</published><updated>2006-11-17T21:04:30.178+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Yang Rutin dan Insidental&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Bangun. Mandi. Gak sempat sarapan pagi. Cabut kerja. Langsung liputan atau mampir kantor dulu. Nyalain komputer. Telpon orang. Janjian. Ketemuan. Sampe sore di jalan. Balik kantor. Ngetik. Telpon-telpon lagi. Kurang ini kurang itu. Cacat sini cacat situ. Rewrite. Salah di sini salah di situ. Sarapan lewat jam 8 malem. Speechless...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liputan. Liat anak difabel. Mengintip Indonesia. Seru. Menginspirasi. Bikin ficer. Terserah mau dimuat apa gak. Pokoknya gw seneng. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/100_0931.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 179px; CURSOR: hand; HEIGHT: 134px" height="189" alt="" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/100_0931.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 223px; CURSOR: hand; HEIGHT: 115px; TEXT-ALIGN: center" height="238" alt="" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/20061117AB6b.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan di bawah pohon rindang. Ketemu penjual buku. Menarik. "Buku jendela dunia," itu katanya. Ngobrol. Tukar cerita. Pengagum Frank Lloyd Wrigt. Suka buku-buku arsitektur. Perantau. Suka travelling. Sangat mengispirasi. Kepikir buat bikin profil. Ajukan gagasan ke kantor. Diterima dengan banyak ini itu. Sempat bikin bete. Meskipun ditulis juga. Terserah mau dimuat apa gak. Pokoknya gw seneng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liputan polisi. Juga pengadilan. Sinis. Pesimistis. Yang ini kemungkinan besar dimuat. Kayaknya harus berhenti seneng. Ciao...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4486359660151612094?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4486359660151612094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4486359660151612094' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4486359660151612094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4486359660151612094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/yang-rutin-dan-insidental-bangun.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-6025768768836709265</id><published>2006-11-13T20:29:00.000+07:00</published><updated>2006-11-13T20:39:47.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Someday I'll be Saturday Night&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hey, man Im alive Im takin each day and night at a time&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Im feelin like a monday but someday Ill be saturday night&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hey, my name is Jim, where did I go wrong&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;My lifes a bargain basement, all the good shits gone&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;I just cant hold a job, where do I belong&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Im sleeping in my car, my dreams move on&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;My name is billy jean, &lt;strong&gt;my love was bought and sold&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Im only sixteen, I feel a hundred years old&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;My foster daddy went, took my innocence away&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;The street life aint much better, but at least I get paid&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;And tuesday just might go my way&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;It cant get worse than yesterday&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Thursdays, fridays aint been kind&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;But somehow Ill survive&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hey man Im alive Im takin each day and night at a time&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Yeah Im down, but I know Ill get by&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hey hey hey hey, man gotta live my life&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Like I aint got nothin but this roll of the dice&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Im feelin like a monday, but someday Ill be saturday night&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Now I cant say my name, and tell you where I am&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;I want to roll myself away, dont know if I can&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;I wish that I could be in some other time and place&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;With someone elses soul, someone elses face&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Im gonna pick up all the pieces and whats left of my pride&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Im feelin like a monday, but someday Ill be saturday night&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saturday night here we go&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Some day Ill be saturday night&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ill be back on my feet, Ill be doin alright&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;It may not be tomorrow baby, thats ok&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;I aint goin down, gonna find a way, hey hey hey&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Hope this will come true, someday&lt;br /&gt;Where I'm dying to wait that day&lt;br /&gt;I'll smile at last and wont last&lt;br /&gt;Hope so...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, November 13, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-6025768768836709265?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/6025768768836709265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=6025768768836709265' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6025768768836709265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/6025768768836709265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/someday-ill-be-saturday-night-hey-man.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-4209491227935678361</id><published>2006-11-13T19:56:00.000+07:00</published><updated>2006-11-13T20:17:43.351+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surprise'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Malaikat di Lapangan Sepakbola&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya, gw abis mewawancarai seorang petinggi pengurus daerah sebuah cabang olahraga&lt;br /&gt;Wawancara berlangsung cukup menarik sehingga memakan durasi lama&lt;br /&gt;Belum pernah gw ketemu Bapak itu sebelumnya, begitupun dia&lt;br /&gt;Heran juga, kami langsung merasa cocok pada pembicaraan pertama&lt;br /&gt;Scene berikut adalah cuplikan di penghujung wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Me: Pak, klo ada yang kurang bisa saya hubungi Bapak lewat telpon ya?&lt;br /&gt;Angel1: Oh boleh banget, Mba. Kapan saja.&lt;br /&gt;Ini nomer saya, catat semua ya. Saya pake tiga nomor&lt;br /&gt;Me: ...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di kantor&lt;br /&gt;Nada dering Doraemon berbunyi dari Z-600 gw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angel1: Gimana, Mba? Sudah selesai? Ada yang kurang biar sekalian saya jelaskan?&lt;br /&gt;Me: ... ???(again)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa si tokoh gw sebut Angel1?&lt;br /&gt;Karena ada Angel2 yang datang khusus buat gw, hari ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scene diambil di depan Stadion Pajajaran&lt;br /&gt;Sesaat sebelum gw naik angkot balik ke kantor&lt;br /&gt;Seorang gadis tergopoh-gopoh menghampiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angel2: Mba..Mba..mba wartawan ya?&lt;br /&gt;Me: E....iya..kenapa, Mba?&lt;br /&gt;Angel2: Ya gak papa, Mba. Cuma tanya aja&lt;br /&gt;Wartawan ****** ya, Mba?&lt;br /&gt;Me: E....iya..kenapa, Mba? (sambil garuk-garuk kepala)&lt;br /&gt;Angel2: Ya gak papa, Mba.  Boleh kenalan?&lt;br /&gt;Nama Mba siapa?&lt;br /&gt;Wartawan ya Mba... (sambil tersipu-sipu)&lt;br /&gt;Enak ya Mba&lt;br /&gt;Ya udah deh gitu aja, sampai ketemu ya, Mba&lt;br /&gt;Me: ...??? (again)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah akhir cerita film pendek gw hari ini&lt;br /&gt;Penuh kejutan, berbau misteri, mengundang penasaran&lt;br /&gt;Siapakah para Malaikat di Lapangan Sepakbola itu?&lt;br /&gt;Hiiiii.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, November 13, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-4209491227935678361?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/4209491227935678361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=4209491227935678361' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4209491227935678361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/4209491227935678361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/malaikat-di-lapangan-sepakbola.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-2183314558033159932</id><published>2006-11-12T21:46:00.000+07:00</published><updated>2006-11-13T20:51:54.029+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wishful thinking'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kapan ya?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi gw ke Sabuga, tempat Anak Gaul Bandung 'berolahraga' di Minggu pagi&lt;br /&gt;Sabuga emang komplit!&lt;br /&gt;Dari mulai kolam renang, lapangan bola, tenis, basket, pokoknya sagala aya deh...&lt;br /&gt;Jajanan??!! Tentu aja kegiatan ikutan ini gak kalah banyak jumlahnya sama prasarana olahraga yang tersedia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah muter-muter ke berbagai UKM dan ngeliat anak kecil pada latihan sepakbola,&lt;br /&gt;gw duduk di bawah sebuah pergola panjang, beralas ubin batu bertekstur&lt;br /&gt;Sejauh mata memandang, hamparan pasangan muda terlihat amat bahagia&lt;br /&gt;Duduk saling berhimpit, sesekali tangan saling bergamit, dan pandangan tak pernah berlawanan&lt;br /&gt;Berutas senyum tergambar di sudut bibir, ada yang lengkap dengan cekungan lesung pipit&lt;br /&gt;Kapan ya gw bisa 'menjadi' mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ya gw bisa duduk di tempat yang sama dengan perasaan yang jauh berbeda?&lt;br /&gt;Bicara omong kosong seputar kedatangan UFO hingga tebak-tebakan bentuk upil?&lt;br /&gt;Berebut tetes terakhir dari satu-satunya botol aqua yang dibawa pagi itu, sambil tertawa lepas mengalahkan kuntilanak&lt;br /&gt;Kapan ya gw bisa berlama-lama menikmati bunga jingga yang bertaburan sepanjang pergola tanpa khawatir tulisan gak selesai?&lt;br /&gt;Kapan ya gw hanya bisa mendengar suara orang di sebelah gw tanpa terngiang denting lift yang angker*?&lt;br /&gt;Kapan ya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan yang tak kunjung datang&lt;br /&gt;Namun kan kunanti, selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*akan gw ceritakan kemudian&lt;br /&gt;Bandung, November 12, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-2183314558033159932?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/2183314558033159932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=2183314558033159932' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2183314558033159932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/2183314558033159932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/kapan-ya-tadi-gw-ke-sibuga-tempat-anak.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116316972365578617</id><published>2006-11-10T20:52:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.976+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Dalam Ruang Angan...*&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi yang indah&lt;br /&gt;Aku selalu memutuskan untuk sampai ke tempat kerja dua jam sebelum toko ini dibuka untuk semua orang, untung diizinkan si pemilik yang sampai sekarang belum pernah kutatap wajahnya&lt;br /&gt;Menu sarapan pagiku selalu sama tiga bulan terakhir: roti panggang, secangkir kopi hangat, dan berbagai jenis buku yang ingin aku baca&lt;br /&gt;Aku nikmati semuanya dalam udara dingin Kota Bandung&lt;br /&gt;Aku sangat bahagia dengan pekerjaanku kini, aku bahagia atas hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseharianku berubah total setelah aku memutuskan hengkang dari pekerjaan lamaku&lt;br /&gt;Pekerjaan lama yang telah menjerumuskanku dalam rutinitas, kebosanan, dan kebodohan&lt;br /&gt;Meskipun kocekku jauh lebih tebal saat itu, namun kebagiaan rupanya tidak terbayarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku seorang penulis&lt;br /&gt;Bekerja tiap hari dengan pena yang kerap macet dan &lt;em&gt;keyboard&lt;/em&gt; yang tidak bisa berhenti mengeluarkan suara setiap kali kupijit&lt;br /&gt;Berpeluh demi mengejar aktualitas sebuah peristiwa dan bergelut dengan waktu yang tidak pernah kurasa cukup&lt;br /&gt;Tidak pernah aku bisa dengan tenang membaca buku&lt;br /&gt;Dan tidak sempat aku menjalin kawan dengan komunitas yang lekat dengan jatidiriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu kehangatan secangkir kopi yang mengeluarkan kepulan asap&lt;br /&gt;Atau segarnya jus buah di tengah terik&lt;br /&gt;Aku rindu bergumul dengan buku yang selalu ingin aku resapi kedalamannya&lt;br /&gt;Atau menikmati pagelaran kesenian maupun film yang sebelumnya tidak pernah absen dari hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan itu telah merenggut seluruh diriku&lt;br /&gt;Tidak menyisakan ruang untukku menjadi aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, semua telah berlalu, dan aku amat bahagia&lt;br /&gt;Bangun jam tujuh setiap pagi atau sesukaku saja lah...&lt;br /&gt;Mandi sembari bernyanyi dan menikmati rindangnya pepohonan Kota Kembang dalam perjalanan ke tempat kerjaku yang baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar, sepertinya ada yang mengetuk pintu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt; itu datang lagi&lt;br /&gt;Anak berbakat yang diusir orangtuanya karena dianggap tidak punya sopan santun&lt;br /&gt;Berpakaian serampangan dan hobi menyerang dengan kata-kata&lt;br /&gt;Aku berkawan akrab dengan dia&lt;br /&gt;Bagi dia, aku sudah seperti kakak yang bisa diajak bicara dari hati ke hati&lt;br /&gt;Anak muda berhati lembut dan tampak kuat dari luar, tapi relung hatinya rapuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kerap menemaniku sarapan pagi&lt;br /&gt;Ia juga membantuku membuka toko jika tidak terlambat bangun pagi..hehe&lt;br /&gt;Kami mendiskusikan masalah aktual dari sudut pandang kami selaku individu&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tidak pernah kami berselisih paham, atau saling menyakitit perasaan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di akhir pekan, kami habiskan dengan menonton film&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kadang dari genre favoritku tapi lebih sering ia yang menentukan pilihan karena selera sinemanya luar biasa&lt;/div&gt;Aku merasa hidup dengan kehadirannya&lt;br /&gt;Begitupun anak itu, bocah perempuan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kembali berkutat pada lembaran buku yang tengah kubaca&lt;br /&gt;Kali ini diselingi tawa riuh bersama si anak &lt;em&gt;punk&lt;/em&gt; berambut hijau terang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terasa dua jam berlalu&lt;br /&gt;Jam sepuluh tepat, toko buku mungil ini aku buka&lt;br /&gt;Satu demi satu pengujung mulai datang&lt;br /&gt;Beberapa wajah sudah sangat aku hafal namun selalu ada pendatang baru&lt;br /&gt;Hampir semua anak muda&lt;br /&gt;Senang rasanya ikut andil mencerdaskan anak belasan umur dengan cara ini&lt;br /&gt;Membantu mereka memilihkan buku bacaan yang rasanya jauh bermanfaat daripada menonton sinetron sampah&lt;br /&gt;Bahagia melihat mereka demikian antusias memperkaya pengetahuan dan idealisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, aku merasa lebih berguna...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Judul terinspirasi buku karya Adi Purnomo, "Relativitas. Arsitek di Ruang Angan dan Kenyataan"&lt;br /&gt;Nyatanya, aku masih di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 10 November 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116316972365578617?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116316972365578617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116316972365578617' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116316972365578617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116316972365578617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/dalam-ruang-angan.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116308820120876999</id><published>2006-11-09T21:09:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.911+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Wartawan, Bukan Babu!!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekitar lima bulan lalu gw dikasih tau seorang teman akrab tentang iklan lowongan pekerjaan&lt;br /&gt;Raja media di negeri ini mencari sejumlah orang muda untuk mengisi posisi jurnalis&lt;br /&gt;Tanpa pikir dua kali, gw langsung kirim imel guna melamar sang posisi, sambil menahan liur menetes&lt;br /&gt;Rekan satu kantor pada waktu itu juga disinyalir membidik hal serupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu&lt;br /&gt;Sebuah petang, hp gw berdering&lt;br /&gt;(bisa ditebak lah siapa pemilik suara di seberang)&lt;br /&gt;Intinya, gw dipanggil tes pertama: wawancara&lt;br /&gt;Angan langsung melayang pada kostum apa yang akan gw kenakan besok pagi saking khawatir salah kostum&lt;br /&gt;Entah karena baju yang gw pilih tepat memikat hati dua pewawancara, atau mereka yg nggak tega nendang gw di babak awal kualifikasi...gw lolos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, etape demi etape kualifikasi gw jalani&lt;br /&gt;Dengan pengharapan besar untuk diterima menjadi bagian dari 'mereka'&lt;br /&gt;Dan...di sinilah gw sekarang&lt;br /&gt;Benar-benar merasakan menjadi anggota keluarga 'mereka'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa yg gw rasakan setelahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama sekali tidak nyaman&lt;br /&gt;'Mereka' bukan tempat yang aman bagi gw untuk bersandar&lt;br /&gt;Dan 'mereka' -gw rasa- juga tidak merasa terbantu dengan kehadiran gw&lt;br /&gt;Setengah mati gw cari berkas lowongan pekerjaan yg gw gunting dari harian itu&lt;br /&gt;Apa gw salah &lt;em&gt;apply&lt;/em&gt;?&lt;br /&gt;Seinget gw, 'mereka' mencari posisi wartawan, bukan babu, kacung, jongos&lt;br /&gt;Mereka mencari manusia bukan budak belian, meski gw digaji dalam jumlah lebih dari cukup&lt;br /&gt;Klo emang gw salah, tolong sadarkan&lt;br /&gt;Jangan biarin gw berlarut dalam sembilu dan perih tak tertahan&lt;br /&gt;Sendiri...tanpa solusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam iringan lagu berbahasa sunda,&lt;br /&gt;Hari Pahlawan, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116308820120876999?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116308820120876999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116308820120876999' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116308820120876999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116308820120876999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/wartawan-bukan-babu-sekitar-lima-bulan.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116299505187932586</id><published>2006-11-08T20:22:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.839+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Ee' Perdana&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam lalu, untuk pertama kalinya gw pulang sendiri dari kantor ke kost&lt;br /&gt;Karena keabisan fulus, mau dak mau gw harus mampir ke ATM&lt;br /&gt;Lippobank emang menyusahkan... ATM terdekat adanya di seberang BIP, mayan jauh dan udah gak ada angkot&lt;br /&gt;Daripada menggerutu, gw pilih menjadikan perjalanan singkat ke kotak uang itu menjadi menyenangkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taksi Bluebird Group jadi pilihan moda transportasi gw malam itu&lt;br /&gt;Request khusus gw ajukan ke sang pengemudi: Matikan AC dan biarkan gw buka jendela lebar-lebar&lt;br /&gt;Angin malam Bandung sangat bersahabat, thank God finally gw menemukan sahabat...hehe&lt;br /&gt;McDonald's, Soho, deretan FO, dan gerai-gerai lainnya pun menyapa&lt;br /&gt;Antara kesel karena gak punya teman untuk membuang waktu sampai jauh malam, dan senang karena akhirnya gw ngerasa kembali ke 'peradaban', maklum gw anak mal geto loh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Request kedua untuk si sopir: Tunggu sebentar di depan ATM&lt;br /&gt;Dan ketika selesai menguras sisa uang yg tinggal secuil di ATM, gw naik taksi lagi&lt;br /&gt;Si sopir nanya, "Ke Muararajeun lewat mana, Mba?"&lt;br /&gt;Entah kenapa benak ini hanya terpatok pada satu tempat saja, "Dago, Pak!"&lt;br /&gt;Gw tidak berpikir sebelumnya apa Dago adalah jalan terdekat, teraman, atau ternyaman&lt;br /&gt;Sebodo teuing urang mah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dago yang genit&lt;br /&gt;Cafe O la la dan Starbucks yang jadi favorit tampak melambai&lt;br /&gt;Memaksa untuk memutar tuas kepala, sampai lenyap tempat hedon itu dari jangkauan pandang&lt;br /&gt;Pekat langit Bandung kembali jadi teman perjalanan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di kost&lt;br /&gt;Kenalan dengan penghuni sebelah kamar, Desi, mahasiswi Unpad&lt;br /&gt;Selanjutnya, langsung membaringkan tubuh yang tidak lagi bisa gw rasa kehadirannya&lt;br /&gt;Lalu, sebuah emosi yang lekat sontak muncul&lt;br /&gt;Perut mulas tidak tertahan ditambah letupan gas buang yang keluar tanpa izin&lt;br /&gt;Kebelet ee'...&lt;br /&gt;Inilah limbah perdana gw di kota sejuk ini&lt;br /&gt;Lega rasanya...&lt;br /&gt;Kayaknya gw mulai suka kota ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hectic day&lt;br /&gt;November 8, 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116299505187932586?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116299505187932586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116299505187932586' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116299505187932586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116299505187932586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/ee-perdana-malam-lalu-untuk-pertama.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116272701426980718</id><published>2006-11-05T18:06:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.758+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Menyapa Kota Kembang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/100_0539-1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 266px; CURSOR: hand; HEIGHT: 396px" height="460" alt="" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/100_0539-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari itu sangat mendebarkan&lt;br /&gt;Momen ketika kami bersepuluh membuka secarik kertas dalam amplop, gw akui penuh ketegangan&lt;br /&gt;Berusaha keras menekan ekspresi tidak sabar yang ternyata tergambar jelas di tiap bentuk wajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1, 2, 3...&lt;br /&gt;Selamat Datang di Kota Kembang&lt;br /&gt;And here I am, hello Bandung!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaget? Pasti&lt;br /&gt;Mengingat rumah gw hanya berjarak tempuh 1 jam dari kota ini&lt;br /&gt;Terkejut sekali ketika 'mereka' melemparku ke Bandung, aneh&lt;br /&gt;Yang lain? Semarang, Jogja, hingga Surabaya&lt;br /&gt;Sampai jumpa kawans...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama, tidak terlalu berjalan mulus&lt;br /&gt;Suasana amat berbeda dengan yang gw dapati di Jakarta&lt;br /&gt;Begitu sempit dunia terasa di sini, juga kota ini&lt;br /&gt;Sulit juga buat gw menyesuaikan diri karena memang tidak semuanya sesuai&lt;br /&gt;Menumpang tidur menjadi pilihan demi lebih intensif berkomunikasi dengan pendahulu&lt;br /&gt;Tidak semua berjalan lancar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan singkat dan sapaan melalui telepon dari rekan seperguruan menghangatkan keseharian&lt;br /&gt;Mungkin hanya untuk itulah gw hidup: mendengar kabar dari teman&lt;br /&gt;Hanya itu yang menyemangati setiap jengkal hari, persahabatan tulus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota ini...begitu menginspirasi&lt;br /&gt;Namun adakah ruang dan kesempatan untuk menuangkannya?&lt;br /&gt;Belum ada sejauh ini&lt;br /&gt;Akankah datang waktu untuk bisa menumpahkan ekspresi, emosi yang mengamuk, menghantui tidur yang tidak pernah nyenyak?&lt;br /&gt;Belum datang sejauh ini&lt;br /&gt;Mungkinkah tiba saat dimana gw bisa teriak "Jangan pasung!!!"?&lt;br /&gt;Belum tiba sejauh ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam belenggu korporasi,&lt;br /&gt;05 November 2006&lt;br /&gt;(foto: akibat pamer nenteng2 kamera pascaliputan perdana, tiga anak itu teriak2 "Teh..foto teh!!". Dan inilah hasil jepretan gw. Semoga berkenan, Adik2...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116272701426980718?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116272701426980718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116272701426980718' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116272701426980718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116272701426980718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/11/menyapa-kota-kembang-hari-itu-sangat.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116221460669222587</id><published>2006-10-30T20:01:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.698+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/100_0418.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/100_0418.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sampai Jumpa Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ya gw bisa kembali menyapa Jakarta?&lt;br /&gt;Melirik deretan gedung tinggi dan memotret resto funky dengan kamera baru&lt;br /&gt;Menikmati kemacetan yang gw cari kalau lagi males ke kantor&lt;br /&gt;Reklame raksasa yang selalu mengispirasi gw untuk berperilaku konsumtif...&lt;br /&gt;Atau jalan-jalan ruwet yang gak pernah gw apal meski udah berkali-kali lewat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo gw balik nanti apa semua masih sama ya?&lt;br /&gt;Apa bakal semakin banyak resto yang bisa gw potret?&lt;br /&gt;Apa monorel bakal gagal total dan kemacetan gak pernah ada solusinya?&lt;br /&gt;Atau justru semua jungkir balik?&lt;br /&gt;Masih inget gak ya gw ama jalan pulang ke Karawang?&lt;br /&gt;Huffs...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat macam apa yg akan gw datangi?&lt;br /&gt;Apa bakalan segenit Jakarta atau sesederhana Jogja?&lt;br /&gt;Apa gw bakalan punya temen yg kecanduan kopi dan musik disko-dut?&lt;br /&gt;Bakal tidur dimana gw minggu depan???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam gundah dan kebingungan&lt;br /&gt;Jakarta, 30 Oktober 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116221460669222587?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116221460669222587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116221460669222587' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116221460669222587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116221460669222587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/sampai-jumpa-jakarta-kapan-ya-gw-bisa.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116179193664734524</id><published>2006-10-25T22:48:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.638+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sosok Manis di Angkasa Luar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama tidak menginjak bumu, rindu&lt;br /&gt;Rasanya jauh sekali dari kehidupan nyata, asing&lt;br /&gt;Tidak bisa merasakan sejuknya udara, pengap&lt;br /&gt;Juga tidak ada hiburan duniawi, bosan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis asa ini mencari penghiburan&lt;br /&gt;Pupus harapan ini menunggu sebentuk tawa&lt;br /&gt;Punah daya ini menunggu rasa gembira&lt;br /&gt;Menanti sesosok manis di angkasa luar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada sebersit terang ketika jemari bertaut&lt;br /&gt;Ketika mata menatap dan kata saling menyapa&lt;br /&gt;Dingin, itulah yang terasa&lt;br /&gt;Namun dingin yang sudah lama didamba&lt;br /&gt;Dan serangkai kalimat yang selalu dinanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat Lebaran&lt;br /&gt;Mohon maaf..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116179193664734524?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116179193664734524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116179193664734524' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116179193664734524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116179193664734524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/sosok-manis-di-angkasa-luar-sudah-lama.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116154319281020874</id><published>2006-10-22T21:53:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.558+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Maaf Untuk Makhluk Tuhan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran sebentar lagi...&lt;br /&gt;Gw baru aja beli jeans baru, 139rb dapet bonus gesper...apa sih??&lt;br /&gt;Bukan itu kok yang mau gw tulis&lt;br /&gt;Tadi sepulang dari beli jeans (teuteup..hehe), gw jalan menelusuri Pasar Palmerah&lt;br /&gt;Daging sapi nan merah, ayam merah-putih diikat kaki, menghiasi setiap sudut pasar&lt;br /&gt;Lebaran...hari kemenangan&lt;br /&gt;Lebaran...hari pembebasan&lt;br /&gt;Untuk siapa?&lt;br /&gt;Lebaran...seharusnya saling memaafkan, tidak lagi saling menyakiti&lt;br /&gt;Mungkin jargon itu hanya berlaku sesama manusia, tidak dengan makhluk Tuhan lain&lt;br /&gt;Karena setiap Lebaran:&lt;br /&gt;Makin banyak sapi dalam bentuk rendang dan daging ayam yang "berenang" di kuah opor&lt;br /&gt;Belum lagi kepompong ulat yang semakin diburu untuk dipintal menjadi kain sutra&lt;br /&gt;Mintalah maaf kepada sesama makhluk Tuhan&lt;br /&gt;Tidak hanya manusia tapi juga mereka para satwa...&lt;br /&gt;Apa siiihh???&lt;br /&gt;Tapi bener kok, gw serius nulis ini&lt;br /&gt;Aku cinta hewan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116154319281020874?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116154319281020874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116154319281020874' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116154319281020874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116154319281020874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/maaf-untuk-makhluk-tuhan-lebaran.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116101971387879383</id><published>2006-10-16T22:28:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.497+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Merindu Diriku&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu aku pada suatu masa, entah kapan&lt;br /&gt;Rindu aku pada sebuah cerita, entah apa&lt;br /&gt;Rindu aku pada satu dimensi, ruang, aroma, lamunan, entah mengapa&lt;br /&gt;Rindu aku pada kerinduan akan sesuatu, sesuatu yang tanpa bisa terjelaskan&lt;br /&gt;Rindu aku untuk dirindukan, entah oleh siapa&lt;br /&gt;Hanya sebatas rindu tak berbatas, salahkah?&lt;br /&gt;Hanya sekadar ingin menginginkan sesuatu, bolehkah?&lt;br /&gt;Adakah ruang untukku berekspresi?&lt;br /&gt;Adakah kesempatan untukku menjadi diriku datang kembali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itulah yang aku rindukan, diriku&lt;br /&gt;Begitu ingin aku melihat aku, aku sebenar-benarnya&lt;br /&gt;Bukan aku yang dijadikan "aku", bukan aku yang sesungguhnya kau ciptakan&lt;br /&gt;Rindu aku menjadi diriku yang amat aku rindukan keberadaannya kini&lt;br /&gt;Dimanakah aku? Kemana aku? Kapan aku bisa kembali? Bisakah aku hadir lagi?&lt;br /&gt;Dalam keceriaan yang bukan berwujud sebuah topeng&lt;br /&gt;Dalam sosokku yang begitu nyaman bagiku&lt;br /&gt;Hanya ditemani orang-orang yang ingin menemaniku, menemani aku yang sesungguhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhenti menggangguku!! Hanya itu pintaku, bisakah?&lt;br /&gt;Hentikan semua!! Aku benci dunia&lt;br /&gt;Dunia yang mengungkungku dalam kepura-puraan&lt;br /&gt;Dunia picik yang berputar tanpa mengajakku serta&lt;br /&gt;Hanya kalian dan mereka, tanpa aku&lt;br /&gt;Dan aku harus tetap bertingkah bahagia, hanya untuk tidak menyakiti semua&lt;br /&gt;Dunia ego yang memaksaku tidak ber-ego&lt;br /&gt;Jangan atur hidupku!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Can't feel myself&lt;br /&gt;Half past midnite, alone...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116101971387879383?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116101971387879383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116101971387879383' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116101971387879383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116101971387879383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/merindu-diriku-rindu-aku-pada-suatu.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116092109647959551</id><published>2006-10-15T20:57:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.430+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hari-hari pertama di negeri yang sulit diberi nama&lt;br /&gt;Semua serba asing, serba baru, sesak, sibuk...&lt;br /&gt;Dan aku di sini...sendiri...sepi sekali&lt;br /&gt;Tidak ikut sibuk, tidak ikut repot, tidak bisa juga pura-pura sibuk atau repot&lt;br /&gt;Kenapa ya selalu begini?&lt;br /&gt;Semua berubah kecuali yang satu itu&lt;br /&gt;Sendiri dalam keramaian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pagi dingin 'gak ada sinar mentari/Dan langit pun terlihat gelap mendung datang lagi/Dan aku berdiri di atas gedung yang tinggi/Memandang ramainya Jakarta menyambut pagi ini/Aku di sini... sendiri/Aku di sini... oh sepi/Mengapa aku di sini/Jakarta pagi ini/Pagi sunyi 'gak ada burung bernyanyi/Putih embun pun kini telah terkontaminasi/Aku seperti terbang 'gak memijak bumi/Di antara merahnya emosi Jakarta yang S'makin ternodai/Aku di sini/Walau apa yang terjadi sampai aku mati/Tempatku bukan di sini...Jakarta pagi ini/Aku di sini... sendiri/Aku di sini... oh sepi/Tempatku bukan di sini...Jakarta pagi ini..../Aku di sini... sendiri/Aku di sini... oh sepi/Tempatku bukan di sini...Jakarta pagi ini....oh...disini...sendiri/disini...oh sepi....Tempatku bukan di sini...Jakarta pagi ini....&lt;/em&gt; (SLANK, amat menginspirasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Can't feel myself&lt;br /&gt;Tepat Medio Oktober 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116092109647959551?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116092109647959551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116092109647959551' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116092109647959551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116092109647959551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/hari-hari-pertama-di-negeri-yang-sulit.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-116037269541711714</id><published>2006-10-09T11:58:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.362+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Ketika Manusia Menemukan Perannya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu yang lalu saya menonton film paling anyar karya M. Night Shyamalan, Lady in the Water. Sebuah film unik khas sutradara India-Amerika itu. Seputar mitos yang banyak dikontekskan pada pencarian diri manusia yang tiada habis, banyak pesan moral yang ingin disampaikan. Entah niat baik Shyamalan itu sampai ke penonton atau tidak atau justru banyak orang yang menganggap filmnya kacangan dan sangat tidak masuk akal. Namun, bukan Lady in the Water sebagai film yang ingin saya tulis kali ini, tapi apa yang &lt;em&gt;nyangkut &lt;/em&gt;dalam benak saya ketika film tersebut usai saya tonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa manusia saling terkait satu sama lain. Manusia menganggap diri mereka sebagai individu, orang per orang yang tidak punya urusan atas urusan orang lain. Tapi itu salah besar. Segala tingakan individu memberi pengaruh terhadap individu lain bahkan komunitas masyarakat dalam skala besar. Sekarang tinggal bagaimana tiap kepala menemukan peran yang ia mainkan dalam pembabakan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan seorang pengurus apartemen bernama Cleveland yang hidupnya terenggut ketika keluarganya diambil paksa oleh sekelompok perampok. Ini plot khas sutradara bernama asli Manoj Nelliattu Shyamalan, latar belakang kekerabatan yang menonjol. Ia menyibukkan diri dengan pekerjaannya, tidak punya kehidupan lain, dan merasa tidak diperlukan selain oleh penghuni apartemen untuk membetulkan lampu atau toilet mampet. Siapa sangka ia punya peran besar dalam upaya perdamaian dunia, beserta penghuni apartemen lainnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekstrem memang, namun realita itu cukup menampar. Mengajak manusia untuk memikirkan sekecil apapun tindakan yang diambil. Juga mengajarkan kita untuk bijak mengambil keputusan. Misalnya ketika Vick si Bejana, yang diperankan sendiri oleh sang sutradara, yang tetap memilih melanjutkan novelnya walau nasibnya telah diberitakan garisnya oleh Story, MATI. Karena tanpa novel Vick, seorang pemimpin di masa depan tidak akan terinspirasi oleh pemikiran-pemikirannya. Sebuah novel berjudul Cook Book, judul yang unik, yang akan mengubah keadaan dunia yang sedang berkecamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok Story, peri dari Blue World yang diutus untuk menemui Bejana, dalam persepsi saya adalah gambaran Shyamalan tentang kebutuhan manusia untuk percaya terhadap dunia di luar jangkauannya, baca: Tuhan. Kepercayaan itu membuat manusia selalu kuat dan tetap bertahan hidup. Memang selera humor Shyamalan yang besar (atau aneh..hehe) tergambar jelas, misalnya ketika Story berkomunikasi dengan Cleveland memakai HT, kocak. Kalau justru itu yang menjadi pusat perhatian audiens, saya kecewa berat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Story sudah bertemu Vick, cerita justru baru dimulai. Ketika Story mendapat halangan untuk pulang ke negeri asalnya, di situlah pelajaran moral berawal. Bagaimana individu digambarkan mempunyai peran yang saling melengkapi. Bagaimana mereka harus bekerja sama untuk satu tujuan. Mengharukan sekaligus menginspirasi. Dan momentum untuk menyadarkan manusia akan perannya tidaklah bisa diprediksi, sontak datang tanpa pemberitahuan. Satu lagi karya brilian sutradara berdarah Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Two thumbs up, Night!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-116037269541711714?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/116037269541711714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=116037269541711714' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116037269541711714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/116037269541711714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/ketika-manusia-menemukan-perannya.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115988314511288041</id><published>2006-10-03T20:33:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.287+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/IMG_1989.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/IMG_1989.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Sederhana dan cukup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa 3 Oktober 2006&lt;br /&gt;Malam terakhir di kota yang diabadikan KLa Project menjadi sebuah tembang manis&lt;br /&gt;Kota ini memang betul-betul manis&lt;br /&gt;Mulai dari makanannya yang serba manis hingga penghuninya yang bermulut manis&lt;br /&gt;Kota ini juga menorehkan berjuta kenangan manis&lt;br /&gt;Setidaknya untukku dan kami&lt;br /&gt;Pulang larut hampir setiap hari&lt;br /&gt;Menutup malam dengan langkah-langkah gontai menuju pondokan&lt;br /&gt;Entah sepulang menuangkan ide, ujung jemari tertumpu di papan ketik&lt;br /&gt;Atau sekadar berjalan tanpa tujuan, dari kedai kopi kesayangan di bilangan sebuah jalan protokol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana dan cukup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesederhana keinginan kami untuk selalu bersama, dalam kebosanan dan tawa ceria&lt;br /&gt;Dan cukup untuk membuat kami selalu ingin kembali ke masa itu, ke kota itu&lt;br /&gt;Mungkin nanti, di suatu hari yang tak seorangpun tahu&lt;br /&gt;Kami kembali bisa bernyanyi, dan malu ini kami pendam, bukan waktunya!!&lt;br /&gt;Berbicara sesuka hati, dan otak ini kami minta diam, jangan dulu bekerja!!&lt;br /&gt;Berdansa tanpa pikir apa-apa, dan nalar ini kami paksa beristirahat, jangan halangi!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapanpun saat itu tiba, aku akan di sini&lt;br /&gt;Tidak kemana-mana dan tidak berusaha lari&lt;br /&gt;Jemput kapan saja maka akan tertambat hati ini selamanya&lt;br /&gt;Sampai jumpa...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115988314511288041?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115988314511288041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115988314511288041' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115988314511288041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115988314511288041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/sederhana-dan-cukup-selasa-3-oktober.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115986734480822921</id><published>2006-10-03T16:15:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.227+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>waktu tamasya ke binaria&lt;br /&gt;pulang pulang ku berbadan dua&lt;br /&gt;meski tanpa restu orang tua sayang&lt;br /&gt;aku rela abang bawa pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngga kerasa uda setahun&lt;br /&gt;si abang mulai berlagak pikun&lt;br /&gt;uda ngga pernah pulang ke rumah sayang&lt;br /&gt;kepincut janda di pulo gebang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lay…. lay….&lt;br /&gt;lay…. lay….&lt;br /&gt;lay…. lay….&lt;br /&gt;panggil aku si jablai&lt;br /&gt;abang jarang pulang aku jarang dibelai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak kita sekarang uda besar&lt;br /&gt;mulai bingung bapaknya nyasar&lt;br /&gt;kenapa bapak ngga pulang-pulang emak&lt;br /&gt;kata tetangge emangnya enak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vocal: Titi Kamal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma nyadarin diri sendiri aja kalau apa yg tertulis di lagu "Jablai" ini bisa kejadian ama gw&lt;br /&gt;Bukan bagian berbadan dua-nya...&lt;br /&gt;Gimana mau dapet perhatian kalau emang dikondisikan untuk tidak boleh diperhatikan???&lt;br /&gt;FUCK 'EM ALL...&lt;br /&gt;Semoga suatu saat mereka merasakan apa yg gw rasakan, tidak hanya sama tapi berlipat ganda!!! AMIN.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115986734480822921?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115986734480822921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115986734480822921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115986734480822921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115986734480822921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/10/waktu-tamasya-ke-binaria-pulang-pulang.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115889563725663862</id><published>2006-09-22T10:13:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.163+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Pengalaman baru dan berharga. Hidup di antara mereka yang berbeda, bukan lebih rendah atau lebih tinggi, hanya berbeda. Karena memang itu yang terasa. Bukan untuk mengecilkan atau membesarkan hati mereka, namun hanya untuk hidup bersama...entah apa artinya. Tidak mau terlalu banyak memikirkan, hanya ingin merasakan, meresapi, apa adanya.&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pemulung Bukan Pemurung&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;“Riwes &lt;i style=""&gt;karo&lt;/i&gt; Nartam! &lt;i style=""&gt;‘Ndi wonge&lt;/i&gt;?” teriak Rawin. Teriakan dalam logat khas Banyumas itu diikuti puluhan pemulung lain, bersaut-sautan memanggil Riwes dan Nartam, sambil tertawa. Yang dipanggil datang tergopoh-gopoh, memegang caping di kepala dan menaikkan celana panjang yang berlumur sampah. Riwes dan Nartam berhak atas sejumlah uang setelah nama mereka keluar sebagai pemenang arisan minggu ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Begitulah pemandangan Minggu (17/9) siang di tempat pembuangan akhir (TPA) Gunung Tugel, Kabupaten Banyumas. Arisan itu diikuti 125 pemulung Gunung Tugel. Hasilnya lumayan, dengan Rp 2.000 per orang setiap minggu, dua pemenang bisa mengantongi masing-masing Rp 168.000.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;“Lumayan buat hiburan. Kalau dapat, bisa buat &lt;i style=""&gt;mbayar&lt;/i&gt; utang di warung,” kata Dawen, perempuan berusia 50 tahun, yang mengaku namanya belum pernah keluar sebagai pemenang. “Padahal, saya ikut dua,” ucapnya seraya tersenyum lebar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Truk sampah pertama datang sekitar pukul 07.15, pemulung yang kebanyakan perempuan langsung menyambut kedatangannya. Setelah itu, hampir setiap 30 menit, truk sampah datang ke TPA Gunung Tugel. Perlahan matahari meninggi, jumlah pemulung yang datang makin banyak. Mereka semua berasal dari Dukuh Gunung Tugel, Desa Kedung Randu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Pemulung mengenakan “seragam dinasnya” yakni kemeja lengan panjang, celana longgar, dan sepatu usang. Pakaian itu mereka dapat dari tumpukan sampah. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sambil menunggu kedatangan truk sampah berikutnya, pemulung terlibat percakapan hangat. Topik seputar dana bantuan langsung tunai yang tiba-tiba dicabut, kisah anak-cucu, pengobatan alternatif, hingga bunga tidur, mereka bagi bersama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;“Tadi malam saya mimpi dikejar-kejar orang bertato ular. Kata istri, saya kebanyakan nonton film misteri,” kata Trisno&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;(27), yang disambut tawa riuh pemulung lain sambil melemparinya dengan daun-daun kering.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Dua puluh menit berlalu, kepala truk sampah berwarna kuning kembali terlihat dari kejauhan. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pemulung berdiri, menyambar besi berbentuk cakar yang dipatok pada kayu panjang, dan keranjang rotan. Dua perangkat yang setia menemani keseharian pemulung mengaduk gundukan sampah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Delapan meter kubik sampah digelontorkan dari bak terbuka truk tersebut. Cakar besi dihujamkan ke tumpukan sampah dengan cekatan. Bau busuk yang menyengat tercium setiap kali cakar besi mencabik sampah basah, namun tidak ada ekpresi khusus yang tampak dari raut wajah para pemulung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Mereka memungut benda-benda yang terbuat dari plastik, kertas, kayu, atau apa saja, yang lantas dimasukkan ke dalam keranjang rotan. Tidak sampai 15 menit, keranjang-keranjang rotan milik pemulung sudah penuh terisi berbagai jenis barang rongsokan. Mereka beristirahat di tepi jalan, kembali menunggu kedatangan truk sampah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Tiba-tiba sekelompok bocah berlarian, menghampiri Sakem (37), salah seorang pemulung, dengan riang. Sakem sedang membelah nangka tua yang sudah separuh busuk. Nangka itu ia dapat dari tumpukan sampah yang diturunkan truk pengangkut sampah pasar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;“Kalau dipikir memang jorok tapi mau &lt;i style=""&gt;gimana &lt;/i&gt;lagi, namanya juga &lt;i style=""&gt;kere&lt;/i&gt;, sampah saja masih dimakan. Dulu kami sering dapat makanan buangan seperti ini, tapi sekarang pemulung di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; sudah banyak, kami tidak kebagian lagi,” ujar Sakem.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Hari menginjak petang ketika Rawin, operator buldoser, berceloteh, “&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;Wis&lt;/i&gt;&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;i style=""&gt;sore, kono mulih. Adus terus pupuran, gen bojone seneng&lt;/i&gt;.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Imbauan Rawin agar para istri itu segera pulang, mandi, dan memakai bedak untuk menyenangkan suami, dihujani gelak tawa. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pemulung mulai beringsut meninggalkan TPA, menuju rumah masing-masing yang jaraknya hanya ratusan meter dari tempat itu. Entah karena patuh pada Rawin atau karena truk sampah terakhir sudah pergi sesaat lalu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Dalam temaram, terlihat bentangan perbukitan, hanya garis tipis yang memisahkannya dari cakrawala. Di kaki bukit, tampak tumpukan sawah bertingkat-tingkat, meski tak semuanya hijau. Saujana apik itu bisa dipotret dari gundukan sampah Gunung Tugel, dari balik kabut asap, akibat pembakaran sampah, yang makin pekat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Murtiyah (35), yang sudah memulung sampah sejak pagi, sampai di rumah yang tampilannya tidak berbeda dengan tetangga kanan kirinya. Terbuat dari papan kayu, anyaman bambu, dan berlantai tanah. Kedua anaknya, Elsa (9) dan Putri (5), terpaku di depan televisi 14 inci di ruangan berukuran 4x4 meter yang diterangi neon 7 watt.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Mereka menonton tayangan sinetron yang diputar ulang, sambil sesekali menertawakan adegan lucu yang diperagakan bintang sinetron. Suami Murtiyah, Darso (35), belum pulang dari penambangan batu, tempat ia bekerja hari itu. Darso bekerja serabutan. Selain menambang batu, ia terkadang menjadi sopir barang rongsokan atau buruh bangunan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Seperangkat televisi dan VCD buatan Cina berhasil dibeli Murtiyah dan suaminya setelah mereka mengumpulkan uang selama setahun. Dengan penghasilan Murtiyah sebagai pemulung yang rata-rata Rp 35.000 seminggu dan pendapatan Darso yang tak tentu, pasangan muda itu harus berhemat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Murtiyah, seperti pemulung lain di Gunung Tugel, menyimpan beberapa karung berisi botol-botol air mineral di halaman belakang rumah. Ia menyebutnya celengan rongsok. “Kalau celengan uang cepat habis, tapi kalau &lt;i style=""&gt;nabung&lt;/i&gt; rongsokan awet,” tutur wanita yang tidak menamatkan pendidikan sekolah dasar itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sewaktu-waktu, Murtiyah menukarkan botol-botol bekasnya untuk beberapa ikat sayuran dan lauk secukupnya. Tidak jarang pula ia menjual barang rongsokan untuk menyumbang kerabat yang mengadakan hajatan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Usai tayangan sinetron, Putri memutar VCD lagu dangdut kegemarannya. Lagu berjudul &lt;i style=""&gt;Bocah Gunung&lt;/i&gt; yang biasa ia putar di pagi hari, ketika bangun tidur. Namun senja itu, Putri mendendangkan &lt;i style=""&gt;Bocah Gunung&lt;/i&gt; sambil berjoget dan tertawa. Seakan tak peduli liriknya yang melankolis. Pemulung memang bukan pemurung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;i style=""&gt;Aku bocah gunung/wis ora duwe biyung/wong sing urip susah/gawene maring sawah/sing ora tau bungah...&lt;/i&gt;(Aku anak gunung/sudah tidak punya ibu/orang yang hidup susah/bekerja di sawah/tidak pernah gembira…) &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115889563725663862?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115889563725663862/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115889563725663862' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115889563725663862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115889563725663862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/pengalaman-baru-dan-berharga.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115885072995207989</id><published>2006-09-21T20:07:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.069+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tentang masa lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah lama ngga ngomongin arsitektur nih...kangen juga. Biar gimana juga gw cinta banget ama dunia satu ini. Sebuah dunia dimana gw bisa berekspresi bebas, berpikir liar, bereksperimen dengan segenap imajinasi, selalu segar dan aktual!!&lt;br /&gt;Dalam benak saya, arsitektur bukan rumah, gedung bertingkat, deretan cafe, atau interior kamar mandi. Arsitektur juga bukan teori tentang bagaimana merancang kota laik huni atau menciptakan bangunan ramah lingkungan. Menjadi arsitek juga bukan berarti bekerja merancang bangun saja, bukan pula menyusun konsep tata kota yang njlimet. Itu hanya sebagian kecil dari terjemahan arsitek. Lebih sederhana tapi lebih dalam, setidaknya menurut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi seorang arsitek berarti berkomitmen menjadi sutradara!! Yup. Apapun bentuknya. Arsitek MU adalah Sir Alex, Sixth Sense begitu spektakuler karena diarsiteki Syamalan, dan Nirvana mati seiring kepergian arsiteknya: Kurt Cobain. Jadi, arsitek adalah otak dibalik segala peristiwa, seluruh penciptaan, dan curahan dari segenap (atau seganjil apapun) pemikiran. Berat juga jadi arsitek ya? Emang, siapa bilang gampang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan alasan gw untuk lari dari tudingan bahwa saat ini gw nggak lagi jadi 'arsitek'. Maksud orang-orang, sebagai alumni mahasiswa arsitektur, gw gak memilih perusahaan konsultan perencana atau kontraktor bangunan sebagai lahan mencari makan. Memang tidak. Namun, bukan berarti gw berhenti berarsitektur 'kan? Mungkin suatu saat nama gw bisa tercatat sebagai sutradara muda berbakat, penulis buku best-seller, atau pencipta puisi yang bisa menggugah anak muda melakukan perlawanan terhadap kemapanan. Dengan demikian, saya bisa tetap disebut arsitek 'kan??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115885072995207989?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115885072995207989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115885072995207989' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115885072995207989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115885072995207989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/tentang-masa-lalu-udah-lama-ngga.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115823472912385715</id><published>2006-09-14T18:43:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:31.012+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/farewell.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/farewell.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/farewell2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/farewell2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;This is my first (and hope last) farewell party...&lt;br /&gt;Ki-ka (bawah): Ola, Happy, Sisca, Me!!, Agnes, Mel. And the girl who made V-sign: Ira&lt;br /&gt;Yang motret Mba Nurul.&lt;br /&gt;Sister forever!!! Miss u much Girlz...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115823472912385715?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115823472912385715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115823472912385715' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115823472912385715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115823472912385715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/this-is-my-first-and-hope-last.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115823070578343129</id><published>2006-09-14T17:33:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.947+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Keren banget ini tulisan...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;Kapan ya gw bisa nulis kaya' gini???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);font-size:180%;" &gt;Mural, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, Jogja&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Oleh: Marco Kusumawijaya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;Mural di Jogja menyadarkan kita akan &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;banyaknya sampah-sampah, percah-percah ruang dan benda di kota-kota kita&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; --bukan hanya di Jogja-- &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;yang tak pernah dipikirkan sebagai unsur adab sebuah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Inilah hakekatnya mural yang diciptakan para seniman di Jogja: karya-karya itu bukanlah disediakan tempatnya, melainkan mereka sendirilah yang menemukan tempatnya. Lebih jauh lagi: mereka &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;mengajak publik &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; menemukan percah-percah ruang dan benda sampah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; itu.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Itu dilakukannya dengan menarik perhatian dengan mengupayakan &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;makna&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; melalui warna, humor, ilusi perspektif, dan gambar-gambar yang tidak biasa berada pada dinding dan benda yang sebelumnya hanya abu-abu, hambar, sisa-sisa atau akibat kecelakaan pembangunan yang&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt; tak beradab dan tanpa makna sama sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Makna adalah suatu &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;lompatan nilai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;:&lt;/span&gt; dari sesuatu yang tak berarti kecuali untuk mendukung eksistensi “yang lain”, menjadi sesuatu yang memiliki kehadirannya sendiri. Maka mural-mural ini sebenarnya adalah karya kolase yang melibatkan benda-benda dan &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;ruang&lt;/span&gt; temuan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt; &lt;/span&gt;(objet trouvé) raksasa berupa sampah-sampah kota itu, karena yang terakhir ini bukan hanya berfungsi menjadi “kanvas” yang menghilang dibalik cat, melainkan justru bersama-sama dengan cat ia membangun kehadiran baru dengan makna baru, melebihi eksistensi terdahulunya yang hanya berkisar dari “tak berarti apa-apa” sampai “sekedar fungsional” terhadap eksistensi lain (sebuah jalan layang yang didukungnya; sebuah rumah yang terpotong; sebuah bagian kota yang tak berarsitektur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mural renaissance selalu menghias arsitektur, disediakan tempatnya oleh Michelangelo Buonarroti dan lain-lain. Pada candi-candi &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, “hiasan dinding” seperti ini terdapat secara kolosal dalam bentuk relief tinggi yang membungkus seluruh objek. Renaissance memberinya tempat di dalam ruangan. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Candi-candi&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; memberinya tempat disekujur tubuh obyek . Mereka tidak menemukan arsitektur. Arsitektur yang mengundang mereka, atau setidaknya bekerjasama dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang mural di Jogja &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;menemukan sampah-sampah arsitektur &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, dan melibatkannya ke dalam suatu penciptaan kolase, suatu kerangka makna baru. Dapat dikatakan mereka sekaligus &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;mempermalukan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; arsitektur dan mengangkatnya dari nestapa yang dalam. Yang pertama dikarenakan mereka membuat khalayak menyadari betapa &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;arsitektur telah menghasilkan begitu banyak sampah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; di kotanya. Yang kedua karena melibatkan arsitektur itu --tanpa menghilangkannya-- ke dalam suatu kehadiran baru yang lebih bermakna. Arsitektur tidak menemukan mereka, apalagi mengundangnya. &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Merekalah yang merangkul arsitektur&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, yang sebelumnya bahkan tak disadari sebagai arsitektur oleh para penata &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; dan public &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Mural-mural ini membuat eksistensi arsitektur &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; berada di antara batas ada dan tiada. Persis di hadapannya, ilusi yang diciptakannya seolah meniadakan dinding-dinding itu, sedangkan dari jarak yang cukup eksistensi tembok-tembok itu menjadi makin nyata, terutama aura negatifnya. &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Dari renaissance ke bakal metropolis Jogja: arsitektur berubah dari “ibu segala seni” menjadi anak jalanan yang dipungut kembali oleh seni.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Meskipun tak diundang, seni rupa menawarkan sesuatu kepada tempat-tempat yang tak dihargai arsitektur &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;. Para seniman mengembangkan sensitivitas tentang ruang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, melakukan intervensi yang telah gagal dilakukan oleh para arsitek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan mengherankan bila arsitektur dan para arsitek tidak belajar apa-apa dari peristiwa muralisasi Jogja ini. Akan mengherankan bila &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; Jogja tidak belajar apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota-kota, termasuk Jogja, menghadapi bahaya. Pengamatan perupa Tisna Sanjaya di Harian Media Indonesia &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;(&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ruang Publik, Ruang Tubuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;) beberapa waktu yang lalu tentang &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt; berlaku bukan hanya untuk &lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ruang-ruang terbuka di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; berkarakter machoistic, hanya diperuntukkan bagi monumen heroik tubuh-tubuh lelaki. Lihatlah, di tiap sudut 'Kota Priangan' diisi oleh monumen-monumen tubuh tentara dan kekerasan ideologis, tubuh pemain sepak bola, obor api, bambu runcing, dan puncaknya di depan pusat pemerintahan, Gedung Sate, berdiri dengan angkuhnya monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat yang berukuran raksasa, di puncak monumen simbol burung Garuda Pancasila seperti mau menerkam manusia-manusia yang kecil di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah mural di Jogja membayangi baris-baris tulisan Tisna Sanjaya di atas? Advokasi kebudayaan para seniman mural Jogja terjadi pada &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;ruang-ruang yang paling tak beradab di &lt;/span&gt;&lt;st1:city style="color: rgb(255, 153, 0);" st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt; Jogja.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Pemilihan tempat ini teranglah bukan suatu ironi keputusasaan (seolah-olah tak tersedia tempat lain bagi para seniman berekspresi), melainkan suatu advokasi dengan keyakinan diri yang besar: para seniman itu memilih apa yang nampaknya paling tak layak, paling tak mungkin. Bagi mereka, itulah tantangannya. Mereka ingin mengubah apa yang nampaknya paling tak mungkin dan paling tak layak menjadi bagian keseharian ruang publik yang beradab. Di kesimpulan tulisannya, Tisna Sanjaya menulis: &lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;“Kita harus menciptakan ruang-ruang kebudayaan yang menempel di tubuh kita, bagian dari keseharian napas kita”. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogja adalah sebuah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang paradoksal. Ia satu-satunya bagian &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang formal feodal dengan raja yang efektif, meskipun dengan sebutan modern “gubernur”. Tetapi ia adalah sebuah &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; yang paling bahagia dan kreativ dengan sebuah universitas yang merupakan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; mini. Setidaknya sebelum ia, kita semua, memasuki jaman dengan ancaman baru bernama terorisme. Sebelumnya kita pikir kapitalisme yang kita harus awasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi-diskusi tentang seni dan kebudayaan di Jogja tahun-tahun terakhir ini telah menciptakan ruang pertukaran pikiran antara para seniman dengan berbagai latar belakang dan aliran. Kondisi urbanitas Jogja bukan tidak menyumbang pada menyeruaknya wacana dan pergaulan itu. &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Di Jogja ada kepadatan yang tidak menyesakkan, kedekatan yang tidak menghimpit, kemudahan yang tidak memanjakan, keleluasaan dan kesantaian yang tidak mengabaikan krama, serta perhitungan akal yang makin memuliakan rasa.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Produktivitas tidak mematikan kreativitas, yang memang mendahuluinya. Ruang-ruang yang mati, benda-benda yang tak bermakna, yang dengan muralisasi ini diketemukan serta dikemukakan ke hamparan khalayak oleh para seniman, adalah persis ancaman atas karakteristik urbanitas Jogja itu. Mengapa jalan layang yang dibangun, bila sebenarnya jiwa kolektif Jogja seharusnya bisa menghasilkan yang lebih kreativ seperti angkutan umum yang baik, seandainya ada pemimpin yang tahu mengajak? Mengapa ada ruang dan tembok tak bertuan dan terbengkalai, bila ada rasa memiliki keseluruhan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; ini yang begitu besar di antara semua warganya? Mengapa harus bergerak cepat tak menikmati, seperti tak melihat, bagian-bagian &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang dilewati -- yang memiliki iramanya sendiri, yaitu irama Jogja yang sama sekali tak berkesalahan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara bentuk &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; dan isinya memang tak deterministik; tetapi &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang nyaman dimukimi jelas akan menghasilkan warga yang lebih bahagia, yang semestinya berarti pula vitalitas yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal November 2002&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115823070578343129?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115823070578343129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115823070578343129' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115823070578343129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115823070578343129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/keren-banget-ini-tulisan.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115794016046454588</id><published>2006-09-11T08:42:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.862+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dunia Tanpa Koma&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wajah Manis Berprofesi Jurnalis...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa bilang  wartawan itu item, jelek, kumel, lecek, dan jauh dari kata modis?&lt;br /&gt;Udah nonton sinetron Dunia Tanpa Koma dengan Dian Sastro sebagai tokoh utama?&lt;br /&gt;Dian yang berperan sebagai Raya menjadi jurnalis di majalah mingguan Target. Dikisahkan, Raya seorang jurnalis muda, punya bakal investigasi, punya ayah yang juga penulis ternama, lulusan New York University majoring in Politics and Feminism Study, dan tentunya cantik, cerdas, wangi. Hehe... jauh dari sosok wartawan yang selama ini saya temui. Maksudnya tidak beda jauh dengan saya alias tidak sedap dipandang mata...hehehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertarungan mencari berita2 eksklusif antara Mingguan Target (tempat Raya bekerja) dan Harian Kini (tempat Fauzi Baadila yang memerankan Bramantyo, rival sekaligus tambatan hati Raya), mengingatkan saya pada keseharian wartawan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bobol-bobolan jek...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tapi agak aneh juga mengingat dua media tersebut memilih waktu berbeda untuk terbit, yang satu harian yang lain mingguan. Rasanya sulit bagi keduanya untuk bertarung head to head...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang enak menjadi perempuan muda dan cantik. Hari pertama menjadi jurnalis langsung didekati wartawan kelas kakap, hari-hari berikutnya menjadi jauh lebih mudah... Si wartawan handal pun tentunya senang dengan kehadiran Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, film ini pasti akan menginspirasi berjuta perempuan cantik untuk menjadi wartawan. Hasilnya, wartawan kumal dan bau seperti saya akan semakin sulit mencari jodoh, tersikut oleh wajah manis berprofesi jurnalis... Huffs...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115794016046454588?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115794016046454588/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115794016046454588' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115794016046454588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115794016046454588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/dunia-tanpa-koma-wajah-manis.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115778195184026246</id><published>2006-09-09T13:03:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.802+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tulisan seorang teman tentang pertemuan kala senja.&lt;br /&gt;Sangat menginspirasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NARASI&lt;br /&gt;Sabtu, 19 Agustus, jam dua siang waktu Solo. Lagi asyik ngobrol&lt;br /&gt;dengan Robi di kosnya yg teduh di siang tapi gerah di malam hari (he-&lt;br /&gt;he), tiba2 nongol dua sahabat kita, Purwo dan Didik. Kedatangan&lt;br /&gt;mereka lantas mengingatkan pada acara kumpul2 di malam harinya.&lt;br /&gt;Langsung saja pikiran ruwet yg masih bercabang ke rencana persiapan&lt;br /&gt;liputan di Solo dan sekitarnya minggu depan, sontak buyar dan menjadi&lt;br /&gt;lurus kembali. Agenda kerja musti dicampakkan. Bodo! Ini kan&lt;br /&gt;liburan... Tapi busyet, ternyata aku kelupaan belum ngabarin&lt;br /&gt;kepastian ngumpul2nya ke teman2. Sudah jadi kewajiban moral karena&lt;br /&gt;bulan kemarin aku koar2 pengen ngajakin kumpul bareng. Lewat rapat&lt;br /&gt;kilat disepakati: tempat di hik prau STSI, jam 8 malam. Langsung saja&lt;br /&gt;jari-jemariku beraksi. Pencet sana pencet sini sampai akhirnya harus&lt;br /&gt;terhenti saat argo pulsa di hp-ku tinggal menunjuk angka 70 rupiah.&lt;br /&gt;Gak papa, demi 99...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang senja, masih di kos Robi, datang tamu kejutan yg&lt;br /&gt;menyenangkan. Widi muncul ditemani Kunto, anak 2003 yg juga&lt;br /&gt;tetangganya. Sejurus kemudian menyusul Rudy "Kentang". Setelah&lt;br /&gt;terlibat perbincangan hangat, selepas maghrib Rudy pamit tapi&lt;br /&gt;berjanji akan datang lagi ke venue tepat waktu. Di saat bersamaan,&lt;br /&gt;aku juga meluncur keluar ke Kartosuro untuk menjemput Upi. Dari rumah&lt;br /&gt;mbak Retno rencananya bakal mampir dulu ke rumah Maul, membawa serta&lt;br /&gt;tuan rumah &amp; karibnya-Fuad ke 'medan perang'. Sayang, tinggal&lt;br /&gt;beberapa jengkal dari rumahnya, mas Tommy ini mengirim SMS&lt;br /&gt;mendadak,"Aku ra sido melu pak, mergane bla-bla-bla" . Efek&lt;br /&gt;lanjutannya Fuad juga membatalkan keikutsertaannya dg alasan&lt;br /&gt;tersendiri. Duh... pasangan ini memang kompak banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di lokasi, jam menunjuk waktu 19.50. Masih kurang 10 menit lagi.&lt;br /&gt;Masa jeda ini lalu diisi obrolan sembari makan dg Upi yg segar tapi&lt;br /&gt;berasa singkat. Delapan malam tepat, jam karet anak2 masih belum&lt;br /&gt;berubah. Belum ada satupun yg nongol. Nggak sabar, kuangkat telpon&lt;br /&gt;dan minta Robi cs segera datang.&lt;br /&gt;Dalam hitungan menit, empat sosok muncul tergopoh-gopoh (saya suka&lt;br /&gt;sekali dg pilihan kata ini, hahaha): Robi-Didik-Widi- Kunto. Bukan&lt;br /&gt;cuma mereka, tampang2 familiar anak 2000 secara kebetulan juga&lt;br /&gt;menampakkan diri, Kenthus, Alfian &amp;amp; Sofy_him. Lalu Purwo dan Devi.&lt;br /&gt;Formasi ini menghasilkan cerita dan guyonan-guyonan seru. Kesemarakan&lt;br /&gt;bertambah dg kehadiran satu profil yg sebelumnya tak diperkirakan&lt;br /&gt;datang, si "mantan juru selamat" (he-he) Erwan. Maaf, bukannya tidak&lt;br /&gt;mengharapkan lho, tapi surprise aja dia menyempatkan diri ada.&lt;br /&gt;Meskipun kemudian dia lebih banyak speechless, toh semangat&lt;br /&gt;kebersamaannya sangat patut dihargai. Ditambah dengan kemunculan Musa&lt;br /&gt;yg mengaku baru saja tiba dari rumah Eyang-nya di Wonogiri. Wah salut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam memberi kejutan kecil ketika mengisi kekosongan yg sempat&lt;br /&gt;tinggal akibat kepulangan teman-teman 2000. Eka juga menyumbangkan&lt;br /&gt;keceriaan lain dg tawa dan gaya bertuturnya yg khas. Duka akibat&lt;br /&gt;gempa seolah tak berbekas, paling tidak untuk saat itu (Kami akan&lt;br /&gt;selalu di belakangmu Ka-juga Dewi!). Jual beli cerita pun jadi&lt;br /&gt;semakin hidup. Gosip2 terbaru seputar 99, penertawaan masa lalu,&lt;br /&gt;bedah rencana masing-masing termasuk soal merit, perdebatan tentang&lt;br /&gt;kucing (mudah ditebak siapa yg ngomongin ini) sampai ke evergreen&lt;br /&gt;theme: siapa2 yg masih setia bertahan di kampus. Segala rupa&lt;br /&gt;celotehan tumplek-blek jadi satu...dan lagi2 terselip sedikit topik&lt;br /&gt;yg nyerempet 'our man of generation' Ifan "Uhuk" a.k.a. The L-men&lt;br /&gt;Man. Hehehehe. Nasibmu Fan, fan... Malam yg meninggi tidak lantas&lt;br /&gt;menurunkan tensi kejut kami. Berturut-turut tiga teman kita yg selama&lt;br /&gt;ini lebih banyak bergerak di bawah tanah, Anwar Bos'e, Romi dan&lt;br /&gt;terakhir Kanda Joko (sayang kali ini tanpa ditemani pasangan&lt;br /&gt;legendarisnya, Dinda Joyo) menunjukkan tampilan terbarunya. Sungguh&lt;br /&gt;satu perjumpaan yg tak terduga! Coba kalian jadi ke Solo Mis,&lt;br /&gt;Ndhol... wuih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Overall, meski sempat dinodai oleh ingkarnya janji Rudy (he-he,&lt;br /&gt;jangan salahkan aku menulis begini tapi karena salahmu jualah) dan&lt;br /&gt;tidak hadirnya beberapa figur yg sebenarnya dinantikan karena sedang&lt;br /&gt;berada di Solo seperti misalnya Gusur, Dyah, Andi3 yg lg ada acara&lt;br /&gt;keluarga (atau gak mau ketinggalan nonton Liverpool sih pak??), Affan-&lt;br /&gt;where were u dude?, Sony sang Jenderal, Bram yg katanya baru aja&lt;br /&gt;sakit (klo yg ini kami bisa maklum) dan CL yg hanya bisa nitip absen&lt;br /&gt;karena lg mudik Semarang ...sayang Yuyuk dan Ningrum tidak sempat&lt;br /&gt;dikasih tau (kami benar2 minta maaf untuk kelalaian ini)...&lt;br /&gt;pertemuan kemarin sangat memberi morfin kegembiraan- meski sesaat,&lt;br /&gt;menyuntikkan serum kegairahan di sela-sela libur (bg yg udah kerja)&lt;br /&gt;yg langka. Nongkrong bersama, saling lempar pace2an trus ketawa&lt;br /&gt;bareng. Truly released our fatigue from all those pressure that sucks!&lt;br /&gt;Tiga jam yg harus dibubarkan oleh kantuk masing-masing pun ternyata&lt;br /&gt;masih menyisakan satu rasa tidakpuas yg manusiawi: kurang lama dan&lt;br /&gt;kurang banyak (yg hadir). Sebuah pertemuan yg singkat untuk satu&lt;br /&gt;penantian yg panjang. Yg kita tidak tahu pasti kapan akan terulang&lt;br /&gt;kembali. Meski jelas kita semua percaya bahwa kita akan bersua lagi&lt;br /&gt;di lain kesempatan.&lt;br /&gt;Mari berharap kesempatan itu akan menghampiri kita lagi. Sesering&lt;br /&gt;mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Long live architect 99! We're still a big family!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;minggu pagi&lt;br /&gt;-warm regards&lt;br /&gt;jati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115778195184026246?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115778195184026246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115778195184026246' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115778195184026246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115778195184026246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/tulisan-seorang-teman-tentang.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115772001970440090</id><published>2006-09-08T17:41:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.740+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Journey to Demak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Dari Belimbing Sampai Religi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“Nak, kata orang kalo udah ke Masjid Agung Demak sama aja udah pergi haji ke Mekkah.” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Begitu bunyi pesan singkat ibunda sesaat setelah saya mengabarkan soal penugasan ke Demak, lucu juga. Semula saya terfokus pada pengumpulan bahan tentang belimbing, seperti tertulis dalam TOR penugasan, dan hanya sedikit mencari tahu soal masjid agung berikut penyebaran Islam oleh Sunan Kalijaga. Namun, SMS dari ibunda membuat saya sangat penasaran. Demak memang identik dengan ke-islam-an dan saya tidak ingin membuang kesempatan pergi ke Demak tanpa membuat sebuah tulisan tentang aspek religi yang demikian kental di Kota Wali itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Hengkang dari Yogya Minggu (20/8) pagi. Sekitar pukul 10.00 WIB saya bersama teman seperjalanan, Maruli, naik bus tujuan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Semarang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Dari Semarang kami melanjutkan perjalanan ke Demak. Ternyata Demak-Semarang hanya butuh waktu 30 menit.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Pukul 15.30 WIB. Kami sampai di Demak, tujuan pertama: Masjid Agung! Tapi ternyata dorongan cacing dalam perut lebih kuat daripada keinginan kami untuk memasuki masjid kali pertama. Akhirnya, kami putuskan untuk menjejakkan kaki di warung makan kecil tepat di samping masjid agung. Di warung itulah kami berkenalan dengan Iwan, tokoh yang akan sering sekali muncul dalam cerita ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Dari Iwan kami tahu bahwa sentra belimbing demak terletak di Desa Betokan, tidak jauh dari pusat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Kami memutuskan untuk langsung mengunjungi desa itu, meski matahari sudah bersinar malu-malu di sebelah barat. Tancap!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Sepulangnya kami dari Desa Betokan, azan maghrib berkumandang dari pengeras suara masjid agung. Usai shalat, kami bertemu dengan seorang ustadz yang memberi banyak pengetahuan seputar Masjid Agung Demak dan akulturasi Islam-Hindu di Demak. Sempat juga kami berbincang dengan peziarah yang malam itu memadati setiap sudut masjid. Tidak terasa malam sudah amat larut dan kami belum punya tempat untuk berbaring dan memejamkan mata.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Iwan merekomendasikan sebuah losmen bernama “Sederhana” yang benar-benar sederhana, Rp 30.000 untuk sewa satu kamar semalam. Karena sudah amat lelah dan ingin lekas tidur, tanpa pikir panjang kami mengiyakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Keesokan harinya, kami habiskan dengan mengunjungi petani belimbing di Betokan dan Ploso-Karangtengah. Perjalanan ke Ploso penuh petualangan. Pembangunan jembatan menuju desa itu membuat kami harus ekstra hati-hati karena setiap saat truk pengangkut material bisa menabrak kami. Jembatan goyang adalah rintangan selanjutnya. Ngeri juga, berjalan di jembatan yang sangat tidak stabil dan jurang menganga di bawah kaki.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Untuk keluar dari Karangtengah pun tidak mudah. Tidak ada becak, angkutan umum jarang, kesimpulannya kami harus menumpang truk. Naik truk, disambung angkutan umum, terakhir kali becak. Hari yang melelahkan namun begitu membangkitkan gairah. Malam harinya, kami memutuskan untuk mencari penginapan baru, yang lebih dekat dengan masjid. Iwan langsung menunjuk sebuah rumah yang biasa dijadikan tempat singgah sejenak para peziarah, tarif sewa semalam Rp 20.000 per kamar. Setuju!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Selasa (22/8), saatnya menemui para birokrat. Menaiki sepeda milik Iwan, kami menjelajah Kota Demak. Setelah urusan dengan Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata selesai, kami kembali bersepeda ke Desa Betokan. Bertemu Karmono, petani yang berdedikasi tinggi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Rabu (23/8), ke makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Itu saja belum cukup. Kami bertemu dengan keturunan Sunan Kalijaga, Soedioko. Seorang kakek sembilan cucu berusia 80 tahun dengan pemikiran yang sangat modern, terbuka, dan peka terhadap perubahan. “Pak Soedioko, &lt;i style=""&gt;I Love You&lt;/i&gt;,” ucap saya sebelum beranjak dari kediaman beliau sambil melambaikan tangan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Malam terakhir di Demak. Saya dan Ruli berencana menghabiskan malam itu untuk berdiskusi dan membuat kerangka tulisan. Sebelum mulai menulis, kami mampir membeli martabak di depan Pasar Bintoro. Mata mengerling ke sebuah gapura bertuliskan, “Demak Kota Wali.” Di bawah tulisan itu terdapat papan reklame rokok berukuran raksasa dengan model seorang wanita memakai &lt;i style=""&gt;tank top&lt;/i&gt; dan celana mini.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115772001970440090?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115772001970440090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115772001970440090' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115772001970440090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115772001970440090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/journey-to-demak-dari-belimbing-sampai.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-115754020739409905</id><published>2006-09-06T17:51:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.599+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/dangdut3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/dangdut3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/dangdut4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/dangdut4.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/dangdut1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://i87.photobucket.com/albums/k137/nukiadiati/dangdut1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mendadak Dangdut, belum dangdut mendadak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(Spoiler Warning!!!)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bareng Rosie, Intan, Titi, Ruli, dan Yoga, gw nontong film besutan (cie..) Rudi Soejarwo ini di Ambarukmo Plaza. Jam 17.15 film-nya main. Ditemani &lt;em&gt;sweet corn with cheese crepes&lt;/em&gt; dan sebotol air mineral, film siap dinikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The opening&lt;/strong&gt;. Boring banget. Petris (Titi Kamal), rockstar yang lagi digandrungi generasi MTV, menyanyikan satu lagu live di Cilandak FM. Adegan itu berlangsung terlalu lama yang hasilnya bikin bosen penonton. Corak lagu pop-melo yang dibawakan Petris semakin menambah kebosanan. Eksploitasi karakter Petris langsung terbaca sejak opening film ini. Not-so-good opening scene lah yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The movie.&lt;/strong&gt; Secara ide, film ini keren. Entry yang disajikan cukup segar, musik dangdut yang dibawakan seorang rockstar. Meski begitu, tema perubahan dalam diri dengan melihat realitas sosial sepertinya masih menjadi santapan empuk sutradara film. Orang kota yang identik dengan manja dan borju (meski mengaku anti kemapanan), mendadak harus mengubah gaya hidupnya 180 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita bermula ketika Petris pulang dari Cilandak FM, bersama sang kakak sekaligus manajernya Yulia (Kinaryosih) pacarnya dan Gary (Vincent "Club 80s"), Petris terjebak razia polisi. Tak dinyana, Gary membawa 5 kg heroin dalam mobil Petris. Bla..bla..bla..and so...and so... Petris dan Yulia lari dari kejaran polisi untuk menyelamatkan diri dari dakwaan hukuman mati.&lt;br /&gt;Pelarian mereka berakhir di sebuah kampung di bilangan Depok. Tanpa uang, Yulia dipaksa memeras otak.&lt;br /&gt;Adegan beralih ke pertengkaran Vetty Manis Madu dengan pimpinan orkes melayu, Rizal (Dwi Sasono), yang berakhir dengan hengkangnya Vetty dari Senandung Citayam (nama orkes melayu itu). Jadilah Petris sebagai vokalis pengganti Vetty dengan bayaran Rp 30 ribu. Petris kemudian menghabiskan hari-hari dengan menyanyi dangdut dari kampung ke kampung dan tinggal di kontrakan Rizal bersama Yulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petris yang mengganti aliran musiknya itu tampaknya tidak mendapat nyawa dangdut, bahkan hingga film berakhir. Cengkok dan goyangan khas dangdut yang seharusnya bisa menjadi kekuatan film berdurasi 90 menit itu, tidak dihadirkan. Penonton kecewa. Kostum yang sepertinya hanya pas dikenakan Titi Kamal seorang, mengingat liuk tubuhnya yang amat sexy, tidak dimanfaatkan optimal. Hot pants yang seharusnya dipakai untuk memamerkan pantat, belahan dada rendah yang hanya indah jika ada payudara menyembul, dan baju tanpa lengan yang cocok untuk memajang ketiak, tidak dipertontonkan maksimal. Pun perubahan nama Petris menjadi Iis Maduma, tidak terlalu berarti di film tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roh dangdut justru terasa di beberapa adegan yang norak dengan sendirinya, entah memang disangaja atau muncul begitu saja di benak penonton. Misalnya ketika Petris menyanyi untuk menggalang dana bagi ibunya Mamat (Sakurta H. Ginting), tetangga Rizal, yang dipukuli majikannya di Saudi Arabia ketika selama menjadi TKW. Di adegan itu Petris merenung bahwa musik dangdut lebih dari sekadar musik, tapi menghibur masyarakat kelas bawah yang sehari-hari lekat dengan kesengsaraan. Angin yang meniup rambut Petris, mata yang berkaca-kaca, dan lengan yang meninju ke udara, tampak begitu....dangdut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi yang benar-benar dangdut, lagu!! Deretan lagu-lagu tema film tersebut seperti Jablai (jarang dibelai), Mars Pembantu, atau TTM (tau-tau masuk, yang sayangnya tidak dinyanyikan padahal sangat membuat penonton penasaran), sangat mewarnai film. Simak penggalan lirik Jablai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Abis tamasya ke Binaria/pulang-pulang&lt;/em&gt; &lt;em&gt;ku berbadan dua/walau tanpa restu orangtua sayang/aku rela abang bawa pulang/..../panggil aku si jablai/abang jarang pulang aku jarang dibelai&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sederhana, jujur, spontan, nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa alur klise juga masih ditampilkan di film itu..hare geneeee.... Seperti ketika Petris sempat frustasi dengan musik dangdut yang melenceng jauh dari jatidirinya. Dengan sabar Yulia (karakter khas seorang kakak dalam film) mulai menyemangati Petris lewat kenangan masa kecil. "Ingat 'gak waktu ulang tahun lo yang ke 10 dulu...," bla..bla.. sangat klise. Romantisme keluarga, lagi-lagi diangkat menjadi latar film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah cinta Rizal dan Yulia yang tidak terlalu diangkat justru menjadikannya tidak klise. Karena akhirnya, cinta mereka tidak berlanjut terlalu jauh (hehe..sudah cukup dangdut belum kalimatnya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang kawan saya bilang film ini berbujet sangat rendah. Dan itu terlihat sekali. Mendadak Dangdut jarang mengambil setting malam hari karena sangat mungkin syuting malam butuh dana ekstra. Padahal pertunjukan dangdut biasanya diadakan di malam hari, tho? Hanya pada waktu klimaks -yang digambarkan sebagai pertunjukan pamungkas Petris sebelum dicekal aparat keamanan- malam dipakai sebagai latar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir cerita, Petris dan Yulia bebas dari tuduhan karena Gary berhasil ditemukan di Batam. Namun, mereka tetap menjalani hukuman karena melarikan diri dari kejaran petugas. Dan Petris pun memilih dangdut sebagai jalan hidupnya. Film ini ditutup dengan teriakan Petris di hadapan napi Rutan Pondok Bambu, “Apa kabar dangdut mania……!!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, film ini layak tonton. Cukup menggemaskan. Perpaduan cerita segar yang dibumbui penggalan kisah klise dan realita masyarakat pinggiran kota. Just don't take it seriously...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The cast&lt;/strong&gt;. Dua jempol untuk Kinaryosih. Aktingnya begitu memikat, sangat natural. Jauh di atas Titi Kamal yang sudah berpengalaman bermain di film-film yang pernah melejit. Mendadak Dangdut menjadi mendadak hidup karena Kinar begitu bersinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dwi Sasono juga menjadikan film ini terasa dangdutnya. Seperti dialognya ketika memuji rambut Petris yang tergerai indah, "Set dah..rambut lu wangi bener yak? Pake minyak kelapa apa lu?" Ditambah style yang begitu 'merakyat' komplit sudah predikat Dwi sebagai Bang Rizal, pimpinan orkes Senandung Citayam. Apalagi obsesinya untuk membesarkan alat kelamin, hehe..sangat menggelitik!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa cast yang nyempil namun memberi kontribusi berarti seperti Mamat dan ibunya juga diperankan dengan baik. Sakurta yang begitu pas memerankankan anak kampung lancang dan berpikiran kotor (dengan selalu mengomentari dan memandang payudara Petris) menjadi gambaran bagus tentang anak yang dijauhkan dari pendidikan informal di dalam rumah. Sebuah realita bahwa orang tua yang kurang memerhatikan anak tidak hanya terjadi di kompleks orang gedongan, tapi juga masyarakat kelas bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Petris yang menjadi tokoh sentra dalam film ini justru menampilkan akting pas-pasan. Sehingga, berkat akting Titi yang jeblok, Mendadak Dangdut belum dangdut mendadak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-115754020739409905?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/115754020739409905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=115754020739409905' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115754020739409905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/115754020739409905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/09/mendadak-dangdut-belum-dangdut.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-114096030774913482</id><published>2006-02-26T20:25:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.536+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Petang itu, foodcourt The Plaza Semanggi terlihat berbeda. Memang dalam suasana menjelang buka puasa, tempat sejenis selalu hiruk pikuk menyambut pembeli dengan perut keroncongan. Ditambah lagi, alunan musik khas Ramadhan dari rombongan Nasyid ikut meramaikan suasana berbuka. Tapi bukan itu, ada lagi yang sangat spesial. Ternyata sekumpulan anak muda sedang mengadakan reuni, yang mengambil momentum buka puasa. Lho? Masih muda koq sudah reuni?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kami. Alumni Arsitektur UNS Angkatan 99, yang selalu dihinggapi kerinduan satu sama lain. Jadilah kami seringkali mengadakan reuni, meskipun kecil-kecilan, sebagai penawar rindu dan ajang untuk melepas segala penat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dimulai dengan sendirinya, tanpa aba-aba ataupun MC yang garing. Setiap kehadiran salah satu anggota keluarga 99 disambut dengan histeria, Widiii..!!! Kintuuul…!!! Aruuum…!!! Nukiiii….!!! (yang terakhir adalah rekayasa penulis). Kehadiran Pendekar Yono, seperti biasa membawa kejutan. Tapi karena tidak ingin membuat yang bersangkutan tersenyum licik, banyak diantara kami yang memasang muka tak acuh, cuh.. tidak lama kemudian, lengkaplah pasukan kami. &lt;br /&gt;Dari deretan kaum hawa terdapat nama, Upick, Miz, Novi, Arum, Yusli (yang membawa ehm..ehm..nya), Musa, Desi (membawa gandengan terbaru), Anis, Inda, dan penulis (tanpa pasangan). Sementara jajaran kaum adam mengusung Rafel, Dodi, Kintul, Bram, Aris (bersama istri), Widi, Cipulir (bukan nama sebenarnya), Eka, dan Didik. Juga tampak hadir sesepuh angkatan 95, Mas Daniel dan Mas Toni. Penulis mohon maaf sebesar samudra jika ada nama yang luput dari ingatan, harap maklum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kami lantas terlibat pembicaraan seru. Namun sayang, layout foodcourt tidak memungkinkan kami untuk duduk dalam sebuah tatanan meja besar, bersama. Yang terjadi adalah kami terbagi ke dalam dua kelompok meja, yang masing-masing beranggotakan sekitar 10 orang. Sembari menunggu musik paling indah selama puasa, bedug maghrib, chit chat-pun berlangsung, seputar kesibukan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novi, menelpon calon ibu, Ipu, untuk menanyakan alasan dirinya mangkir dari pertemuan. Niat hati ingin marah-marah, ternyata isak tangis yang terdengar dari seberang. Hik..hik…huuuaaaa….. yang berlangsung seperempat jam tanpa henti, dan tanpa satu katapun yang terucap dari bibir si calon ibu. Setelah melewati fase hik hik hua hua yang berlarut-larut, akhirnya ia mengeluarkan sepatah kata. Penulis sekarang sadar kenapa para orangtua begitu mendambakan kata pertama dari bibir buah hati mereka, sebuah kata yang begitu berarti. “Ipu ‘gak bisa dateng…hua…’gak enak badan…hua…salam buat semua ya ‘ki,” ujar dia, masih diselingi isakan. Lega hati ini, ternyata dia hanya menginginkan salamnya disampaikan, bukan nyidam memindahkan tempat reuni dari Plaza Semanggi ke rumahnya di kawasan Kwitang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fauzan juga mengemukakan alasan ketidakhadirannya. Sakit. Penulis jadi teringat sebuah petuah bijak dari kawan kita Avant, “Jangan jadikan sakit sebagai alasan, tapi jadikanlah malas sebagai satu-satunya alasan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan Maghrib sontak mengagetkan kami semua, meskipun ada yang pura-pura kaget karena memang tidak puasa. Nuansa kaum barbarian kembali mewarnai, “Sikat….”, begitu teriakan heroiknya. Maka apa yang ada di depan mata langsung menjadi korban dendam yang membara, garpu menghunus, sendok mencungkil, pisau menyayat, mulut melibas. Begitu ganasnya mereka hingga penulis mempertanyakan keberadaan asbak yang semula terlihat jelas di pojok meja, ada yang kesulitan buang air besar gara-gara menelan asbak, wahai teman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak kemudian, pemandangan berubah mengharukan. Para adam bergegas menunaikan sholat maghrib, sungguh menggembirakan karena sesungguhnya kaum Barbarian masih berTuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara chit chat sembari tetap menggiling kembali berlanjut. Kali ini kami mendapat kejutan, Musa hendak menikah! Calonnya adalah seorang pemuda lajang asal Karanganyar, namun tampaknya sudah lupa dengan kulitnya dan memilih Betawi sebagai status kewarganegaraannya. Namanya, sungguh sangat akrab di telinga rekan-rekan 99, Hilman. Eits, demi meluruskan rumor, Hilman yang satu ini bukan karyawan sebuah raksasa media nasional, melainkan pegawai sebuah perusahaan jasa konstruksi, Jaya. Dia juga bukan seorang pekerja seni, melainkan seorang civil engineer. Dan yang jelas, Musa tidak mengambil suami seorang kawan kita, yang dikenal karena sifat galaknya selaku ibu tiri. Jadi, sabar…&lt;br /&gt;Musa menaku sudah siap dan mantap dengan pasangannya, dan akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Penulis langsung teringat hiruk pikuk menyiapkan keberangkatan ke Cirebon, beberapa bulan silam. Semoga banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman itu, Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, acara diisi dengan berfoto ria. Kebetulan ada seorang fotografer professional, yang dengan ikhlas membiarkan kamera digital SLR-nya mual mengabadikan tingkah polah kami yang amat memalukan. Tidak sabar ingin melihat hasilnya, karena sang fotografer sangat candid-mania, pasti jadinya lebih memalukan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari berfoto, penulis sempat menodong beberapa dedengkot 99 untuk ditanya masalah kesan mereka terhadap acara buka puasa kali ini. Berikut komentar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Heheheh..rame rame banget, top lah. Pokonya buka puasanya intresting banget deh. Dari yang dateng mantep-mantep. Cara hubungin temen-temen pake SMS, dengan beli kartu perdana. Untung-untungan aja. &lt;br /&gt;Ngerencanain ini udah lama, Didik yang ngerencanain, dari awal puasa.” Tentang pemilihan hari? “Nyocokin hari aja, libur hari minggu. Soal tempat, yang deket ama gue, kan gue harus balik kantor ini malem..hehe..” (Dodi, 25 tahun, pekerja konstruksi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“O ‘gak, yang menggagas itu dodi, saya hanya memberikan saran. Gimana kalau udah banyak yang di Jakarta trus bikin buka puasa bersama.” Bantah Didik atas tudingan Dodi. &lt;br /&gt;Trus kamu udah lama di Jakarta? “Kemaren lagi di Malang, di SMS Dodi ada buka bersama, langsung ciao.. dari malang kemaren, nyampe tadi pagi, istirahat sebentar trus langsung kesini.” Wow.. anda layak dapat keris!&lt;br /&gt;Siapa yang menghubungi teman-teman? “Yang ngumpulin orang Dodi karena dia sosialisasinya bagus banget.” Tuh Dod, dipuji ente..&lt;br /&gt;Sebelumnya yakin ‘gak yang datang bakalan sebanyak ini? “Kalo diprediksi sih yakin karena anak-anak disini juga pada pingin ketemu, lagian hari Minggu.” Asiknya dimana sih? “Asiknya ya kumpul-kumpul sama ngobrol di luar kaya gini.” Maksudnya di luar foodcourt. (Didik a.k.a Pendekar Yono, entah berapa abad usianya, pekerja..keras)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seneng, komplit, rame.”&lt;br /&gt;Soal pemilihan hari? “Harinya sebenernya salah, harusnya malem minggu jadi bisa nginep bareng. Siapa sih yang salah?.” Wah ya nggak tau ya mbak..&lt;br /&gt;Besok ultah? “Hehe iya. Bentar ya nunggu THR. Traktiran di Citos, sebelum natal.” Oke, kita pegang teguh janji Anda. (Upick, hari ini 25 tahun, penata interior).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin larut. Satu demi satu menunjukkan kegelisahan. Kintul, sudah lebih dulu pamit karena harus menjadi obyek pameran di JHCC (memang ini informasi yang penulis dapatkan). Desi dan pendampingnya, juga beranjak pergi. Dodi, harus kembali mengenakan helm proyek karena masih punya hutang satu paku beton belum tertancap. Rafael dan Novi yang punya aktivitas misterius berdua, juga pamit. Upick yang khawatir pulang kelewat malam, semakin memperlihatkan ketakutannya, maklum penculikan sedang marak di Jakarta. Miz, yang memanfaatkan kesempatan emas untuk nebeng pulang, segera menyusul Inda ke basement. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum pergi, kami sempat mencicipi macaroni scotel yang dibawa Inda, hasil nilep dari usaha catering ibunya, terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, The Plaza Semanggi kembali seperti sedia kala. Sesekali mata mengerling ke arah bangunan publik tersebut, kerlip lampunya seakan tidak rela kami pergi. Namun, ia harus pasrah atas kepergian kami, ia harus rela menjadi saksi bisu. Atas segala teriakan, tangis, haru, sedu, dan tawa membahana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-114096030774913482?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.nukiadiati.blogspot.com/' title=''/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/114096030774913482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=114096030774913482' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/114096030774913482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/114096030774913482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2006/02/petang-itu-foodcourt-plaza-semanggi.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-113335784662185129</id><published>2005-11-30T20:32:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.331+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2104/1882/1600/hamster%20wannabe.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2104/1882/320/hamster%20wannabe.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kucing yang terobsesi jadi hamster. I love both of them anyway!!!!&lt;br /&gt;So, I think no need for that kitty pretend she were hamster...&lt;br /&gt;Hehe...or maybe she's not that desperate to get my love&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-113335784662185129?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/113335784662185129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=113335784662185129' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113335784662185129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113335784662185129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2005/11/ini-kucing-yang-terobsesi-jadi-hamster.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-113335708610256619</id><published>2005-11-30T20:24:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.217+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>"KAPAN SEKOLAH KAMI LEBIH BAIK DARI KANDANG AYAM"&lt;br /&gt;oleh Prof. Winarno Surahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanpa sebuah kepalsuan, guru artinya ibadah.&lt;br /&gt;Tanpa sebuah kemunafikan,&lt;br /&gt;Semua guru berikrar mengabdi kemanusiaan.&lt;br /&gt;Tetapi dunianya ternyata tuli. Setuli batu.&lt;br /&gt;Tidak berhati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otonominya, kompetensinya, profesinya&lt;br /&gt;hanya sepuhan pembungkus rasa getir,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bolehkan kami bertanya,&lt;br /&gt;apakah artinya bertugas mulia&lt;br /&gt;ketika kami hanya terpinggirkan&lt;br /&gt;tanpa ditanya, tanpa disapa?&lt;br /&gt;Kapan sekolah kami lebih baik dari&lt;br /&gt;kandang ayam?&lt;br /&gt;Kapan pengetahuan kami bukan ilmu kadaluarsa?&lt;br /&gt;Mungkinkah berharap&lt;br /&gt;yang terbaik dalam kondisi yang terburuk?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika semua orang menangis,&lt;br /&gt;kenapa kami harus tetap tertawa?&lt;br /&gt;Kenapa ketika orang kekenyangan,&lt;br /&gt;kami harus tetap kelaparan?&lt;br /&gt;Bolehkah kami bermimpi di dengar&lt;br /&gt;ketika berbicara?&lt;br /&gt;Dihargai layaknya manusia?&lt;br /&gt;Tidak dihalau ketika bertanya?&lt;br /&gt;Tidak mungkin berharap&lt;br /&gt;dalam kondisi terburuk,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejuta batu nisan&lt;br /&gt;guru tua yang terlupakan oleh sejarah.&lt;br /&gt;Terbaca torehan darah kering:&lt;br /&gt;Di sini berbaring seorang guru&lt;br /&gt;semampu membaca buku usang&lt;br /&gt;sambil belajar menahan lapar.&lt;br /&gt;Hidup sebulan dengna gaji sehari.&lt;br /&gt;Itulah nisan tua sejuta&lt;br /&gt;guru tua yang terlupakan oleh sejarah,"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-113335708610256619?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://nukiadiati.blogspot.com/' title=''/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/113335708610256619/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=113335708610256619' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113335708610256619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113335708610256619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2005/11/kapan-sekolah-kami-lebih-baik-dari.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-113265750832887562</id><published>2005-11-22T17:59:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.153+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pelanggan Seluler Prabayar Wajib Registrasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(Posting ini sekaligus informasi buat temen2 pelanggan seluler prabayar...Watch Out!!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA-Pelanggan seluler prabayar wajib mendaftarkan identitasnya, mulai hari ini hingga akhir April 2006. Jika melanggar, operator berhak me-nonaktifkan kartu prabayar yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan A. Djalil, Jumat (28/10), mengeluarkan peraturan menteri (permen) yang mewajibkan setiap pelanggan kartu prabayar untuk memberikan identitas diri kepada operator, sebagai pemegang kartu.&lt;br /&gt;“Jika melanggar, operator wajib me-nonaktifkan nomor yang bersangkutan,” ujar Sofyan kepada wartawan.&lt;br /&gt;Alasan pemerintah mengeluarkan permen tersebut adalah tren dewasa ini, yang banyak memanfaatkan fasilitas telepon sebagai alat untuk melakukan tindakan kriminal. “Seperti pemerasan, penipuan, fitnah, bahkan bisa digunakan untuk kepentingan aksi teroris,” tandas Sofyan. Oleh sebab itu, lanjut dia, di seluruh dunia, terutama wilayah Asia Tenggara, mewajibkan seluruh pengguna telepon berbayar untuk melakukan registrasi.&lt;br /&gt;Pemerintah memberikan batas waktu hingga akhir April bagi pelanggan eksisting, namun bagi pelanggan baru, kewajiban registrasi dimulai sejak membeli kartu seluler prabayar.&lt;br /&gt;Pada tenggat waktu nanti, jaksa agung, kapolri, menkominfo, ditjen postel, BRTI, dan penyidik, untuk proses peradilan tindak pidana tertentu, bisa memperoleh data identitas pelanggan telepon yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Untuk sosialisasi dan mendorong pelanggan agar mau melakukan registrasi, pemerintah mengharuskan operator untuk melakukan kampanye, lewat SMS dan tayangan iklan. “Setiap iklan operator seluler, harus mengatakan ada kewajiban bagi pelanggan untuk mendaftar,” ujar Sofyan. Selain itu, upaya pemberian hadiah atau insentif bagi pelanggan yang mendaftarkan nomornya, juga dianjurkan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;Pada kesempatan yang sama, Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, selain ditujukan untuk penggunaan fasilitas telekomunikasi secara bertanggungjawab, program ini juga bertujuan untuk mengefektifkan jumlah numbering telepon yang beredar, sehubungan dengan mudahnya pelanggan untuk mengganti nomor telepon selulernya. “Karena dengan sistem sekarang, itu pemborosan resources, nomor yang sangat terbatas menjadi tidak efektif,” tukas dia.&lt;br /&gt;Basuki mengatakan, dalam skema modern licensing disebutkan bahwa operator wajib memenuhi peraturan perundangan yang berlaku. “Permen ini adalah peraturan perundangan yang membawa konsekuensi. Pada saat ini Ditjen Postel tengah memperbaiki substansi modern licensing termasuk pengenaan denda, jika operator melanggar peraturan perundangan,” papar dia.&lt;br /&gt;Mengenai teknis pelaksanaan registrasi, Basuki mengungkap, saat ini pemerintah sedang memfasilitasi diskusi dengan operator. “Ring pertama adalah langsung ke administrasi operator, sehingga operator langsung bisa memasukkan ke database,” jelas Basuki.&lt;br /&gt;Selanjutnya, Basuki memaparkan, jika terbukti pelanggan mendaftarkan identitas palsu, maka operator wajib me-nonaktifkan kartu prabayar tersebut. Dan jika pengguna jasa operator memutuskan untuk berhenti berlangganan, operator harus menyimpan data pelanggan sekurangnya 90 hari, setelah itu nomor yang bersangkutan bisa digunakan kembali.&lt;br /&gt;Selain itu, menkominfo juga mengeluarkan permen yang mengatur tentang fitur jasa telekomunikasi berbayar. “Semua fitur jasa berbayar harus dengan persetujuan pelanggan, tidak boleh konsumen dipaksa untuk membayar sesuatu yang dia tidak minta,” tegas Sofyan Djalil.&lt;br /&gt;Setelah permen tersebut dikeluarkan, lanjut Sofyan, semua layanan fitur berbayar harus dihentikan, dan kemudian operator mengkampanyekan kepada pelanggan dengan memberikan penawaran ulang. “Agar kita tahu perjanjian itu fair antara operator dengan pelanggan, maka dokumen kontrak dengan pelanggan harus dikirimkan satu kopi kepada BRTI, untuk dievaluasi apakah itu memenuhi syarat, untuk melindungi konsumen,” ujarnya.&lt;br /&gt;Layanan fitur berbayar tersebut antara lain telkom memo, detail billing, voice mailbox, fasilitas lacak, nada sela, trimitra, sandi nada, dan ringtone.&lt;br /&gt;Untuk menjalankan mekanisme konsultasi, dalam waktu yang dekat BRTI akan membuka call center. “Untuk pengaduan, agar keluhan pelanggan bisa kita akomodasi, ditindaklanjuti, dan akhirnya menyeimbangkan kebutuhan industri dan kepentingan customer,” ucap Basuki. (c90)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-113265750832887562?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/113265750832887562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=113265750832887562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113265750832887562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113265750832887562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2005/11/pelanggan-seluler-prabayar-wajib.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19083101.post-113231198882269419</id><published>2005-11-18T18:02:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T21:39:30.053+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Ini tulisan gw, awal-awal liputan infrastruktur&lt;br /&gt;Lho, apa hubungannya infrastruktur ama raksasa tv?&lt;br /&gt;Hehe..waktu itu ngebet banget ngejar dirut Bakrie jadi bela2in dateng acara ini&lt;br /&gt;Seru juga koq acaranya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Antv Gandeng Raksasa Televisi Asia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA-Untuk memperkuat posisi di bisnis penyiaran, Antv menggandeng perusahaan penyiaran terkemuka di Asia milik raksasa media Rupert Murdoch, Star sebagai mitra usaha. Star melakukan investasi sebesar 20%, dan 80% sisanya tetap dikuasai pemegang saham lama, Bakrie Group.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Antv sempat menilai beberapa kalangan potensial untuk dijadikan mitra kerjasama, kemudian dipilih Star karena keluasan jaringan, teknologi, dan success story mereka di berbagai pasar,” ujar Dirut Antv Anindya N. Bakrie kepada wartawan saat konferensi pers, Jumat (30/9). Peluncuran kerjasama kedua perusahaan tersebut, akan dilakukan dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;Karena perusahaan lama masih menguasai mayoritas saham, Anin mengungkap, “Kendali masih di tangan kita, kita yang menentukan arah kebijakan bisnis dan strategi pasar.” 20% saham yang kini dimiliki Star adalah saham baru yang diterbitkan oleh Antv.&lt;br /&gt;Menurut Anin, kerjasama tersebut sekaligus membuktikan bahwa iklim investasi di Indonesia masih kondusif, “Ini catatan yang baik untuk kita semua,” ujarnya.&lt;br /&gt;Sejauh ini, Antv memiliki audience share 5% dari 180 juta penonton televisi di Indonesia. “Dengan kerjasama ini Antv berharap bisa menjaring audience yang lebih besar dari itu, kami ingin menjadi besar,” tutur Anin. Namun dirinya enggan menyebutkan berapa persisnya prosentase audience yang dibidik Antv melalui kekuatan jaringan Star.&lt;br /&gt;Mengingat imej Star sangat kental dengan program berita karena dimiliki sepenuhnya oleh News Corporation, maka sebagian kalangan beranggapan di masa mendatang Antv akan bertransformasi menjadi stasiun televisi berita. Namun Anin membantah pernyataan itu, “Kalau tv berita, tidak, tapi kalau tv yang beritanya kuat, iya,” ucapnya. Sehingga Antv tetap bergerak pada General and Entertainment Channel, seperti yang selama ini mereka tekuni.&lt;br /&gt;Pihaknya menganggap yang menarik dari Star adalah In-house yang mereka miliki sendiri untuk memproduksi berbagai program di stasiun televisi milik mereka. “Pemberdayaan SDM lokal inilah yang ingin kita (Antv,red) pelajari dari Star,” lanjut Anin.Star yang memiliki lebih dari 50 stasiun televisi di 53 negara Asia, saat ini memiliki 100 juta pemirsa setiap hari. Sukses tersebut disebabkan oleh kemitraan yang kuat dengan pihak lokal, dan komitmen pada tayangan budaya setempat. (c90)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19083101-113231198882269419?l=nukiadiati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nukiadiati.blogspot.com/feeds/113231198882269419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19083101&amp;postID=113231198882269419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113231198882269419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19083101/posts/default/113231198882269419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nukiadiati.blogspot.com/2005/11/ini-tulisan-gw-awal-awal-liputan.html' title=''/><author><name>Nuki Adiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18204492169970773004</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_n_aO83tfQFk/Swt62jydi7I/AAAAAAAAAAs/iNoC3SMlcdk/S220/Kejar+Jakarta.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
